Selain di Aceh, 173 SPPG di Sumut juga Bagikan Makanan untuk Warga Terdampak Bencana Banjir
astakom.com, Jakarta — Sebanyak 173 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara (Sumut) kini memfokuskan penyaluran paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada warga yang terdampak bencana banjir dan longsor.
sekitar 341.765 porsi MBG diberikan kepada warga terdampak bencana alam banjir-longsor di wilayah Sumut.
"Kami laporkan bahwasanya ada pengalihan penerima manfaat dikarenakan bencana alam berupa banjir, sehingga wilayah yg terdampak sekolah diliburkan dan dialihkan kepada masyarakat terdampak," ujar Kepala Kantor Regional BGN Sumatera Utara, KR Agung Kurniawan, saat dikonfirmasi Sabtu.
Sebaran SPPG di Sumut
Menurut laporan, ratusan SPPG itu tersebar di 12 kabupaten/kota dengan rincian 51 dapur di Kota Medan, 4 di Kota Padangsidimpuan, 13 di Kota Tebing Tinggi, 5 di Kota Tarutung, 28 di Kabupaten Serdang Bedagai, dan 11 di Kabupaten Langkat.
Lalu, 3 dapur di Kota Sibolga, 3 di Kabupaten Tapanuli Selatan, 6 di Kabupaten Mandailing Natal, 27 di Kabupaten Deli Serdang, 9 di Kota Binjai, dan 13 Kabupaten Asahan.
Selain Sumut, 52 SPPG Aceh juga mengalihkan sementara distribusi paket MBG. Tercatat sebanyak 52 SPPG Aceh telah membagikan 185.049 paket MBG kepada korban bencana hingga Sabtu pukul 12:35 WIB.
Banjir dan longsor melanda Sumut, Sumatera Barat, dan Aceh. Pemerintah pusat, daerah, serta kementerian/lembaga terkait telah berkoordinasi mengirimkan bantuan dan logistik untuk warga terdampak bencana.
Salah satu fokus utama pemerintah adalah membuka jalur transportasi dan komunikasi agar bantuan bisa lebih cepat terdistribusi. Presiden RI Prabowo Subianto telah mengirimkan puluhan perangkat Starlink dan genset untuk dipasang di wilayah terdampak demi menunjang komunikasi.
Gen Z Takeaway
Di tengah banjir dan longsor yang melanda Sumut, Sumbar, dan Aceh, pemerintah langsung mengalihkan penyaluran Makan Bergizi Gratis buat warga terdampak—totalnya ratusan ribu porsi sudah disalurkan lewat ratusan dapur SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Langkah ini jadi bukti respons cepat negara biar kebutuhan dasar masyarakat tetap aman di situasi darurat, apalagi sekolah diliburkan. Ditambah lagi, jalur transportasi dan komunikasi juga dikebut dengan bantuan Starlink dan genset, supaya distribusi bantuan makin lancar dan tepat sasaran.













