Ayah Tiri Sempat Kelabui Saksi, Bilang Jasad Alvaro Merupakan Bangkai Anjing

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 27 November 2025 | 18:08 WIB
Ayah Tiri Sempat Kelabui Saksi, Bilang Jasad Alvaro Merupakan Bangkai Anjing
Rilis Pengungkapan Kasus Anak Hilang A.K.N dan proses penetapan Tersangka Penculikan dan Pembunuhan oleh Polres Metro Jakarta Selatan (astakom/Polda Metro Jaya)

astakom.com, Jakarta — Fakta baru kembali ditemukan terkait kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) di tangan ayah tirinya sendiri.

Informasi terbaru mengungkapkan bahwa Alex Iskandar (Pelaku) sempat meminta bantuan saksi kunci untuk memindahkan jasad Alvaro. Namun Alex mengatakan kepada saksi, jasad tersebut merupakan bangkai anjing.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.

Pelaku Waswas Soal Sidik Jari

Kombes Nicolas mengungkapkan, saat itu Alex merasa waswas dan takut meninggalkan sidik jarinya di plastik yang dia gunakan untuk membungkus jasad Alvaro.

"Akhirnya dia meminta bantuan saksi kunci juga berinisial G itu membantu dia untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi, tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing," ujar Kombes Nicolas di kantornya, Kamis (27/11/2025).

Setelah berhasil mengangkat jasad tersebut, Alex kemudian melapis kantong berisi jasad itu dengan 2 lapis plastik hitam dan kemudian membuangnya di dekat Jembatan Cilalay, Kabupaten Tenjo.

"Dia mengangkat itu dan selanjutnya dia membungkus lagi dengan dua plastik hitam lagi mayat tersebut dan selanjutnya dia buang," imbuhnya.

Awalnya Jasad Mau Dikubur

Kombes Nicolas juga mengungkap niat awal Alex untuk mengubur jasad Alvaro di situ. Namun hal itu urung dilaksanakan karena tanahnya keras.

"Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam pacul juga, cangkul ya, meminjam cangkul," kata Nicolas.

Alex mengurungkan niat menguburkan Alvaro lantaran tanahnya terlalu keras. Alex kemudian membuang jenazah Alvaro di tumpukan sampah sekitar sungai.

"Tapi karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia melakukan membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu," tuturnya.

Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025. Korban diculik dan dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar, gara-gara cemburu dan menuding ibu korban yang juga istrinya itu telah berselingkuh. Selama 8 bulan Alvaro menghilang, polisi telah melakukan segala upaya pencarian.

Hingga akhirnya polisi menemukan titik terang dan mengamankan Alex terkait hilangnya Alvaro, pada Jumat (21/11/2025). Alex mengakui telah membawa Alvaro dari masjid tempat mengaji di Bintaro, Jaksel.

Dia lalu membunuh korban dan membuang jasadnya ke wilayah Tenjo, Bogor, tiga hari setelah pembunuhan. Saat diamankan di ruang konseling di Polres Metro Jaksel, Alex nekat mengakhiri hidupnya.

Gen Z Takeaway

Kasus tewasnya bocah 6 tahun Alvaro Kiano Nugroho makin bikin miris setelah terungkap bahwa ayah tirinya, Alex Iskandar, sempat meminta bantuan orang lain memindahkan jasad korban dengan dalih “bangkai anjing” karena takut sidik jarinya tertinggal. Fakta ini disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan Nicolas Ary Lilipaly, yang juga mengungkap bahwa jasad sempat hendak dikubur sebelum akhirnya dibuang di area sungai Tenjo. Kasus ini menunjukkan betapa upaya pelaku menutup jejak justru membuka tabir kejahatan yang lebih kejam dan menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak.

Alvaro Dibunuh Ayah Tirinya Alvaro Diculik Alvaro Kiano Nugroho Alvaro Meninggal Ayah Tiri Alvaro Kronologi Kasus Alvaro Polres Metro Jakarta Selatan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB