Update Banjir di Kab Padang Pariaman: Ribuan Warga Terdampak dan Ratusan Orang Masih Mengungsi
astakom.com, Jakarta - Banjir yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), sejak Minggu (22/11/2025) hingga hari ini, Selasa, (25/11/2025) masih terjadi.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), juga secara resmi menetapkan Kabupaten Padang Pariaman dalam Status Tanggap Darurat kemarin.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menyebutkan setidaknya 3.076 rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 sampai 150 cm.
Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab menyampaikan banjir dipicu curah hujan tinggi yang membuat aliran sungai tak mampu menampung debit air.
9.228 Jiwa Terdampak Banjir
“Total 9.228 jiwa terdampak, termasuk kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia,” kata Ilham, Selasa (25/11/2025) melalui laporan resminya.
Kelompok rentan yang terdampak terdiri dari 11 ibu hamil, 92 lansia, 44 balita, dan 111 orang dewasa yang memerlukan perhatian khusus dalam penanganan darurat.
BPBD Padang Pariaman bersama pemerintah nagari masih melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan awal kepada warga.
“Saat ini air di beberapa titik sudah mulai surut, tetapi potensi hujan masih ada sehingga kami tetap siaga di lapangan,” jelas Ilham.
Sementara itu, dilaporkan sebanyak 258 warga mengungsi hingga hari ini.
Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy telah menyerahkan bantuan logistik dengan total nilai sebesar Rp124,2 juta.
Gen Z Takeaway
Banjir di Padang Pariaman masih berlangsung dan berdampak pada lebih dari 9 ribu warga, termasuk kelompok rentan. BPBD dan pemerintah nagari terus menyalurkan bantuan sambil siaga karena hujan masih mungkin turun, sementara Pemprov sudah mengirim bantuan logistik untuk mempercepat penanganan di lapangan.













