Pemprov DKI akan Robohkan 5 Tower Rusunawa Marunda, Tahun 2026 di Bangun Lagi

Editor: Alfian Tegar
Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:12 WIB
Pemprov DKI akan Robohkan 5 Tower Rusunawa Marunda, Tahun 2026 di Bangun Lagi
Area Cluster C Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, yang terbengkalai dan sudah dikosongkan sejak September 2023, di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (29/8). Pemprov DKI Jakarta membongkar total lima tower Cluster C di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Setelah pembongkaran tuntas, Pemprov DKI akan membangun lima tower baru di Rusun Marunda mulai awal 2026. (Dok. Berita Jakarta)

astakom.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merobohkan seluruh lima tower di Cluster C Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Usai proses pembongkaran selesai, rencananya lima tower baru akan dibangun kembali di lokasi yang sama mulai awal tahun 2026.

"Pembongkaran selesai target akhir 2025, dengan pembangunan dua tower baru dari total lima tower 20 lantai, 1.440 unit dimulai awal 2026," kata Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, saat dikonfirmasi, Selasa (28/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa pembangunan lima tower baru tersebut akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2030. Nantinya, Rusun Marunda hasil revitalisasi akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk area taman dan peningkatan akses transportasi.

"Seluruh revitalisasi direncanakan rampung dalam 5 tahun, hingga 2030, termasuk fasilitas pendukung seperti taman dan akses transportasi. Ini bagian dari program jamak DPRKP 2025-2026 untuk 3.000 lebih unit rusun baru atau revitalisasi di Jakarta," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa proyek tersebut akan tetap berjalan meskipun terjadi pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun dalam APBD 2026, karena revitalisasi rusun dianggap sebagai prioritas utama.

Latar Belakang Revitalisasi

Diketahui, atap gedung Rusunawa Marunda Blok C, Jakarta Utara, sempat ambruk pada tahun 2023. Pemprov DKI menyatakan bahwa kondisi bangunan tersebut sudah tidak layak huni.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sebanyak 451 keluarga terdampak. Pada Senin (11/9/2023), sekitar 129 keluarga eks penghuni Rusunawa Marunda mulai direlokasi ke Rusun Nagrak.

Relokasi ini menjadi bagian dari upaya revitalisasi Rusun Marunda. Berdasarkan hasil kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bangunan di Klaster C dinyatakan tidak layak huni dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.(aLf/aRSp)

Gen Z Takeaway

Langkah Pemprov DKI ngerombak total Rusun Marunda ini bisa dibilang keputusan realistis dan visioner. Bukan cuma soal ganti bangunan baru, tapi juga soal ngasih standar hidup yang lebih aman dan manusiawi buat warga.

Walau anggaran lagi ketat, Pemprov tetap ngegas karena ini proyek prioritas yang nyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Intinya, ini bukan sekadar bangun gedung, tapi ngebangun ulang kepercayaan dan kualitas hidup warga Jakarta Utara.

Chico Hakim Pembangunan Rusunawa 2026 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pramono anung Rusunawa Marunda Rusunawa Marunda Dirobohkan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB