Kesira dan PIRA Kolaborasi, Selamatkan Nyawa lewat Donor Darah di Markas Gerindra
astakom.com, Jakarta — 2 Organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) besutan Presiden Prabowo Subianto yakni, Perempuan Indonesia Raya (PIRA) kembali merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17 sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda
Acara berlangsung di markas Partai Gerindra, DPP Partai Gerindra, lantai 4 dan dihadiri pengurus serta kader, masyarakat serta sejumllah instansi perkantoran di Wilayah Ragunan Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025.
Kegiatan Sosial untuk Pendidikan Politik
Ketua Umum PP PIRA, Hj. Novita Wijayanti, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya simbolis, melainkan juga bagian dari proses pendidikan politik yang membumi.
"Hari ini kita mengadakan acara donor darah dan pendidikan politik. Donor darah ini juga bagian dari pendidikan politik, karena wujud bakti kita kepada sesama," ungkap Novita kepada reporter astakom.com (28/10/2025)
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan bahwa aksi sosial seperti donor darah merupakan ekspresi nyata dari nilai gotong royong yang selalu dijunjung tinggi PIRA. Bahkan, Novita sempat berseloroh menggoda sejumlah kolega yang hadir.
Kepedulian yang Hadir ditengah Masyarakat
Menurut Novita Wijayanti, keaktifan PIRA dalam kegiatan sosial adalah bentuk kepedulian dan konsistensi untuk hadir di tengah masyarakat."PIRA ini selalu aktif berkegiatan, terutama kegiatan sosial, sebab PIRA peduli terhadap sesama. PIRA ingin beraksi nyata," jelasnya dihadapkan ratusan warga dan perwakilan karyawan dan institusi di sekitar kantor DPP Partai Gerindra.
Selain PIRA, dukungan juga datang dari Kesira (Kesehatan Indonesia Raya). Sekretaris Kesira, dr. Silvi, yang hadir mewakili Ketua Umum Kesira dr. Benjamin Octavianus, menekankan betapa berharganya setetes darah yang didonorkan.
"Darah yang didonorkan bisa membuat seorang ibu kembali memeluk anaknya, seorang pasien bisa pulang ke rumah, dan kehidupan bisa diselamatkan," ungkap dr. Silvi.
Kegiatan ini tidak hanya meneguhkan komitmen PIRA dalam kiprah politik perempuan, tetapi juga mengingatkan kembali makna Hari Sumpah Pemuda: bahwa persatuan, kepedulian, dan aksi nyata adalah kekuatan bangsa.
Rangkaian dari Kegiatan HUT PIRA ke-17
Dengan semangat kebersamaan, perayaan HUT PIRA ke-17 kali ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran perempuan dalam politik yang berpihak pada kemanusiaan dan membangun harapan di tengah masyarakat.(Usm/aRSp)Gen Z Takeaway
HUT ke-17 PIRA (sayap perempuan Gerindra) barengan dengan Hari Sumpah Pemuda dirayain bukan dengan pesta, tapi aksi nyata, donor darah tambah pendidikan politik. Novita Wijayanti bilang donor darah itu juga bagian dari politik, karena wujud bakti ke sesama.
Bahkan Mulan Jameela & Ruby Chairani ikut hadir jadi vibes-nya cair banget. Dr. Silvi dari Kesira ingetin kalau setetes darah bisa nyelametin nyawa. Intinya, politik perempuan ala PIRA sama dengan peduli, gotong royong, dan aksi nyata buat rakyat













