Suara Nelayan dari Pesisir, Anak Buah Prabowo Pusat dan Daerah Turun Lapangan

Editor: Usman
Rabu, 15 Oktober 2025 | 09:10 WIB
Suara Nelayan dari Pesisir, Anak Buah Prabowo Pusat dan Daerah Turun Lapangan
Nelayan dan dua wakil Rakyat Gerindra Danang Wicaksana - Yetty Kristianti berfoto bersama / foto : Asran / astakom.com

astakom.com, Pati,  — Di tepian Juwana yang sejak lama dikenal sebagai pusat aktivitas nelayan, suara riuh ombak sore itu seakan berpadu dengan harapan dan keresahan para nelayan. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk bercengkerama, melainkan menyampaikan langsung unek-unek yang sudah lama terpendam kepada wakil rakyat mereka anak buah Prabowo.

Dialog hangat itu berlangsung pada Selasa (14/10/2025), ketika Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, turun langsung menemui nelayan Pati dan Rembang. Kehadiran Danang ditemani Anggota DPRD Fraksi Gerindra Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, yang menjadi jembatan bagi suara-suara dari kampung pesisir.

Para nelayan yang hadir tidak menyia-nyiakan kesempatan. Mereka mengungkapkan berbagai persoalan yang selama ini membelit kehidupan mereka. Dari urusan perbaikan dermaga, kerumitan perizinan kapal, kebijakan perpajakan, hingga persoalan akses BBM bersubsidi yang kerap menjadi batu sandungan saat hendak melaut.

Anak Buah Prabowo Tekankan Kemandirian Fiskal Daerah: PAD Bisa Naik Tanpa Bebani Rakyat

Selain itu, sejumlah aturan teknis operasional yang dirasa tidak sesuai dengan realitas di lapangan juga menjadi sorotan. Aturan-aturan tersebut, menurut mereka, justru memperberat beban nelayan kecil yang setiap hari berjuang di laut.

“Selama ini kami seperti jalan sendiri. Dermaga rusak, izin sulit, pajak tinggi, BBM susah diakses. Padahal hidup kami ya hanya dari laut,” keluh salah seorang nelayan.

Komitmen Anak Buah Prabowo

Mendengar beragam aspirasi tersebut, Danang Wicaksana tidak sekadar mencatat. Dengan serius, ia menegaskan kesiapannya untuk mengawal perjuangan para nelayan.

Anak Buah Prabowo Sebut Perubahan UU BUMN Bukti Pemerintah Serap Aspirasi Rakyat

“Saya memahami betul kondisi yang dirasakan bapak-bapak (nelayan). Meskipun sebagian aspirasi ini tidak berada dalam mitra kerja Komisi V, tapi sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah III, saya punya komitmen untuk memperjuangkan kepentingan nelayan melalui Fraksi Gerindra,” ujar Danang.

Pernyataan itu disambut anggukan setuju dari para nelayan. Mereka merasa lega karena keluhan yang biasanya hanya berputar di lingkaran kecil komunitas kini mendapat atensi langsung dari seorang legislator pusat.

Tak hanya mengutarakan keluhan, para nelayan juga menyampaikan apresiasi. “Kami sangat bersyukur Bapak Danang mau menemui kami. Kami berharap dan memohon agar berbagai aspirasi nelayan dapat diperjuangkan,” ucap salah satu perwakilan nelayan.

Kasus Keracunan MBG di Sulteng, Anak Buah Prabowo: Dapur Harus Jalankan Prosedur Ketat

Ucapan itu diiringi doa tulus agar Presiden Prabowo Subianto dan Danang Wicaksana senantiasa diberi kesehatan dalam menjalankan amanah rakyat. Doa tersebut seolah menjadi simbol ikatan emosional antara pemimpin dan rakyat yang diwakilinya.

Pertemuan di Juwana itu menyajikan potret nyata kehidupan pesisir: ketangguhan nelayan yang harus bertarung dengan ombak, aturan, dan harga bahan bakar. Meski sederhana, pertemuan ini menjadi ruang yang jarang ada—ruang di mana nelayan bisa menyampaikan langsung isi hati tanpa perantara birokrasi panjang.

Bagi banyak nelayan, kesempatan berdialog dengan wakil rakyat adalah napas segar. Suara mereka yang sering tenggelam oleh hiruk pikuk politik pusat kini menggema, dan ada janji nyata bahwa aspirasi itu akan dibawa ke ruang rapat Fraksi Gerindra di Senayan.

Anak Buah Prabowo Ingatkan ESDM soal Pasokan BBM Swasta

Pertemuan tersebut akhirnya tak sekadar menjadi agenda reses biasa. Lebih dari itu, ia menjadi momentum penting bagi nelayan Pati dan Rembang untuk menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar statistik dalam laporan ekonomi, melainkan manusia yang hidupnya bergantung pada laut dan kebijakan negara.

Bagi Danang Wicaksana, ini adalah pengingat bahwa menjadi wakil rakyat berarti hadir di tengah rakyat—mendengar, menyerap, dan memperjuangkan. Sedangkan bagi nelayan, ini adalah harapan baru bahwa perjuangan mereka untuk bertahan hidup di tengah tantangan akan menemukan jalan keluar.

Dengan penuh keyakinan, pertemuan itu menguatkan semangat sinergi antara nelayan, wakil rakyat daerah, dan legislator pusat. Suara nelayan dari pesisir kini tidak lagi hanya berbisik di antara perahu dan jaring, tetapi sudah sampai ke telinga para pengambil keputusan.

Anak Buah Prabowo: Tugas Saya Memastikan Program Pemerintah Sampai ke Masyarakat

Dan dari Juwana, sebuah pesan mengalun: bahwa laut, nelayan, dan rakyat kecil adalah bagian tak terpisahkan dari wajah Indonesia yang harus terus diperjuangkan.

Gen Z Takeaway

Suara nelayan Pati & Rembang akhirnya nyampe langsung ke wakil rakyat, Danang Wicaksana bareng Yeti Kristianti turun ke Juwana buat dengerin keluh kesah soal dermaga, izin kapal, pajak, sampai akses BBM subsidi. Walau nggak semua masuk ranah Komisi V, Danang janji bakal fight lewat Fraksi Gerindra.

Nelayan pun ngerasa didengar dan doain perjuangan ini terus jalan bareng Presiden Prabowo. Intinya, wakil rakyat hadir sama dengan nelayan makin pede suaranya nggak tenggelam.

Anak Buah Prabowo Danang Wicaksana Sulistiya Desa Nelayan Kampung Nelayan Kampung nelayan maju Kesejahteraan nelayan Legislator Gerindra Pati Yeti Kristianti

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB