Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

SMK Empat Tahun, Harapan Baru untuk Tekan Pengangguran dan Cetak SDM Unggul

astakom, Jakarta – Di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompleks, sekolah vokasi kini diharapkan menjadi solusi strategis untuk mencetak generasi muda yang siap pakai.

Dukungan terhadap penguatan sekolah vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dinilai krusial untuk menurunkan angka pengangguran dan mendorong laju ekonomi nasional.

“Peningkatan kualitas dan keterhubungan sekolah vokasi seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus konsisten direalisasikan untuk menekan angka pengangguran di tanah air,” ujar Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Rabu (16/7).

Pernyataan itu senada dengan langkah yang tengah ditempuh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Menteri Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merancang format baru SMK dengan masa belajar empat tahun, sebagai upaya serius menyiapkan lulusan yang lebih kompeten dan siap memasuki dunia kerja.

“Selain menyiapkan SMK empat tahun, pihaknya juga mempersiapkan SMK yang langsung bermitra dengan unit-unit bisnis, sehingga saat masih duduk di SMK para siswa sudah memiliki ikatan kerja,” jelas Mu’ti dalam agenda di Nusa Tenggara Barat, Senin (14/7).

Langkah ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data BPS per Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi justru terjadi di kalangan lulusan SMK, yakni sebesar 8 persen.

Angka ini menjadi cerminan bahwa sistem pendidikan vokasi masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam membekali siswa dengan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan pasar.

Lestari atau akrab disapa Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jawa Tengah II (Kudus, Demak, Jepara), menekankan bahwa semua kebijakan peningkatan mutu pendidikan vokasi harus dilandasi perencanaan yang matang dan keberlanjutan program.

“Di tengah dinamika perekonomian dunia yang dipengaruhi sejumlah faktor, dibutuhkan kejelian membaca peluang dan komitmen semua pihak dalam memanfaatkan peluang tersebut dengan baik,” ujarnya.

Tidak hanya dari sisi pendidikan, Rerie juga mendorong agar pemerintah membangun ekosistem perekonomian yang mampu membuka lebih banyak lapangan kerja. Dunia usaha yang sehat, menurutnya, akan menjadi tempat penyaluran lulusan SMK secara maksimal.

“Dengan semakin bertumbuhnya dunia usaha dan lahirnya lulusan SMK yang memiliki kompetensi, diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Bagi banyak pelajar dan keluarga mereka, sekolah vokasi kini bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi jembatan harapan menuju masa depan yang lebih cerah dan mandiri.

Feed Update

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...

Momen Anak-anak Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani

astakom.com, Jakarta — Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan berbeda. MBG yang didistribusikan untuk anak sekolah, ibu...

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada kebiasaan urban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...