Menko Polkam Sampaikan Dukacita atas Gugurnya Prajurit dan Relawan Karhutla

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 6 November 2026 | 11:27 WIB
Menko Polkam Sampaikan Dukacita atas Gugurnya Prajurit dan Relawan Karhutla
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman. [Dok. Kemenko Polkam]

astakom.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah.

Dukacita juga disampaikan atas meninggalnya sejumlah petugas dan relawan yang berjuang menangani Karhutla di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026. Menurut Dudung, pengorbanan mereka menjadi bukti keberanian, kepedulian, dan dedikasi dalam melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Dudung selaku Ketua Pengarah Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla dalam keterangan resmi kepada media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jakarta, Kamis malam (05/11/2026).

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Kemenko Polkam, serta selaku Ketua Pengarah Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla, saya menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua putra terbaik bangsa, Letkol Cpn (Anm.) Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn (Anm.) Nurhafiz Akbar, dalam menjalankan tugas penanggulangan Karhutla di Kalimantan Tengah," ujar Menko Polkam.

Satu prajurit masih dalam pencarian

Selain dua prajurit yang gugur, Dudung menyampaikan bahwa satu personel TNI lainnya, Serda Heri Prasetyo, masih dalam proses pencarian saat pernyataan tersebut disampaikan.

Ia mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar Serda Heri segera ditemukan dalam keadaan selamat.

"Satu personel lainnya, Serda Heri Prasetyo, hingga saat ini masih dalam pencarian. Kita semua berdoa semoga yang bersangkutan segera ditemukan dalam keadaan selamat," ungkapnya.

Kenang petugas dan relawan yang gugur di berbagai daerah

Dukacita juga disampaikan kepada keluarga para petugas dan relawan penanggulangan Karhutla yang meninggal dunia di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang 2026.

Di Kalimantan Tengah, petugas dan relawan yang meninggal dunia adalah Akhmad Rizani, Ahmadin, dan Aries Sutio Luthfil Hadi. Sementara di Kalimantan Selatan, pemerintah turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Nurdin atau yang dikenal dengan nama Amang Udin.

Di Jawa Timur, terdapat enam petugas dan relawan yang meninggal dunia saat menjalankan tugas, yakni Sukaris, Hendra Rony Wagiyanata, Wisnu Yuda Pratama, Sefriel Ardiansyah, Munawi, dan Suraji.

Adapun di Sulawesi Selatan, pemerintah memberikan penghormatan atas pengabdian almarhum Padayya.

Dudung menegaskan, seluruh prajurit TNI, petugas, dan relawan yang gugur merupakan pejuang kemanusiaan. Mereka telah menunjukkan keberanian dan pengorbanan dalam menghadapi ancaman Karhutla demi menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.

"Mereka semua adalah para pejuang penanggulangan Karhutla, sekaligus pejuang kemanusiaan yang telah mengabdikan diri untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan," tegas Menko Polkam.

Pengabdian jadi warisan yang terus dikenang

Lebih lanjut, Dudung menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengorbanan para korban. Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menganugerahkan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Dudung menegaskan bahwa jasa para prajurit, petugas, dan relawan yang gugur akan selalu dikenang. Pengorbanan mereka menjadi bagian dari sejarah perjuangan putra-putra terbaik bangsa dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

"Selamat jalan, para patriot bangsa. Jasa dan pengabdiannya akan senantiasa dikenang," pungkas Menko Polkam. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Menko Polkam Dudung Abdurachman menyampaikan dukacita atas gugurnya prajurit TNI, petugas, dan relawan dalam penanggulangan Karhutla sepanjang 2026. Ia menegaskan bahwa pengorbanan mereka merupakan wujud nyata perjuangan kemanusiaan demi melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan. Pemerintah juga memberikan penghormatan serta mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.

Kemenko Polkam Menko Polkam Dudung Abdurachman Karhutla

Infografis

Terkini