Kabakom Tegaskan Sikap Pemerintah, Dugaan Makar terhadap Presiden Jadi Sorotan

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 6 November 2026 | 08:29 WIB
Kabakom Tegaskan Sikap Pemerintah, Dugaan Makar terhadap Presiden Jadi Sorotan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan. [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menegaskan pemerintah akan melawan segala tindakan yang mengarah pada perbuatan makar. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda merespons dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat, serta tokoh nasional yang belakangan menjadi perhatian.

Menurutnya, dugaan penyadapan tersebut merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditoleransi. Ia menilai tindakan itu berpotensi mengarah pada makar sekaligus membahayakan keselamatan Presiden.

Karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga keselamatan Presiden dengan menghadapi setiap tindakan yang diduga mengarah pada upaya makar.

"Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditoleransi, karena hal itu sudah mengarah ke tindakan makar. Kita harus melawan segala bentuk makar," ujar Syahganda dalam pernyataan resmi, Kamis (05/11/2026).

Presiden disebut sebagai simbol kedaulatan negara

Syahganda menjelaskan, Presiden merupakan simbol negara sekaligus representasi kedaulatan bangsa. Oleh sebab itu, seluruh rakyat Indonesia wajib menjaga dan menghormati kedudukan tersebut.

Ia juga menilai pengkhianatan yang dilakukan pejabat negara terhadap Presiden perlu dipandang sebagai bentuk pengkhianatan terhadap negara dan konstitusi.

Atas dasar itu, pemerintah menegaskan setiap tindakan serupa harus ditangani melalui penegakan hukum yang tegas.

"Setiap tindakan yang berpotensi mengancam keamanan, keselamatan, dan kewibawaan Presiden harus diusut secara objektif, transparan, dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," papar dia.

Ajak masyarakat jaga persatuan bangsa

Pada kesempatan yang sama, Syahganda mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta keutuhan bangsa.

Ia mengingatkan agar kepentingan dan ambisi kekuasaan tidak menjadi alasan untuk membiarkan tindakan yang berpotensi merusak persatuan nasional.

"Jangan biarkan ambisi-ambisi kekuasaan membuat kita mentolerir politik busuk, tanpa moral dan bisa memecah-belah persatuan kita," pungkasnya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menegaskan pemerintah akan melawan segala tindakan yang diduga mengarah pada makar, termasuk dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan Presiden sebagai simbol negara, menindak setiap pelanggaran melalui jalur hukum, serta mengajak masyarakat menjaga keamanan dan persatuan bangsa dari kepentingan politik yang berpotensi memecah belah.

Bakom RI Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan Makar Penyadapan Presiden Prabowo Subianto

Infografis

Terkini