Menko PMK Sugiono Jawab Desakan Status Bencana Nasional Karhutla: Tanpa Label Pun, Penanganan Udah Skala Nasional
astakom.com, Jakarta - Menko PMK Sugiono secara tegas menyatakan bahwa penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Indonesia terus dieksekusi secara maksimal dan terkoordinasi penuh. Langkah ini tetap berjalan agresif tanpa perlu menunggu ada atau tidaknya penetapan status bencana nasional.
Pernyataan tegas tersebut dilontarkan Sugiono untuk merespons aksi demonstrasi mahasiswa pada Selasa (20/10/2026) yang mendesak pemerintah agar menetapkan Karhutla sebagai bencana nasional.
Tanggapi desakan mahasiswa: penanganan karhutla lintas lembaga sudah berskala nasional
Merespons tuntutan dari aksi mahasiswa tersebut, Sugiono menegaskan bahwa seluruh langkah pemadaman dan penanggulangan di lapangan pada dasarnya sudah berskala nasional karena melibatkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.
"Terlepas dari status, saya kira upaya yang kita lakukan adalah upaya yang sifatnya nasional," tegas Sugiono saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah pusat terus mengintensifkan upaya penanganan di area-area provinsi dengan titik kebakaran terparah. Penanggulangan dilakukan secara masif melalui pengerahan Satuan Tugas (Satgas) darat hingga pengerahan operasi udara untuk pemadaman titik api, disertai penyaluran bantuan terkoordinasi ke pemerintah provinsi dan kabupaten terdampak.
Bantah pemerintah lambat
Menko PMK Sugiono turut menepis tudingan yang menyebut pemerintah lamban dalam menangani bencana Karhutla di tanah air.
"Kalau dibilang tadi lambat, saya kira pemerintah tidak lambat," ujarnya.
Sugiono mengamini bahwa fenomena cuaca El Nino memang memicu kekeringan parah yang mempersulit situasi di lapangan. Namun, ia menggarisbawahi bahwa pemicu utama dari terbakarnya hutan dan lahan tersebut tetap berasal dari aktivitas manusia.
Kolaborasi Total Lintas Instansi Demi Padamkan Karhutla di Wilayah Terdampak
Menutup keterangannya, Sugiono menekankan bahwa krisis Karhutla tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Penanganan di wilayah terdampak membutuhkan ekosistem kerja sama dan keterlibatan aktif dari berbagai elemen.
Upaya pemadaman di lapangan memerlukan sinergi erat mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, pemerintah daerah (pemda), hingga partisipasi langsung dari masyarakat dan relawan. (RaM)
Gen Z Takeaway
Menko PMK Sugiono nge-spill kalau pemerintah gak pernah kendor apalagi lambat dalam nanganin Karhutla! Menjawab desakan aksi demo mahasiswa pada Selasa (20/10/2026) yang minta status bencana nasional, Sugiono menegaskan pada Kamis (22/10/2026) kalau aksi penanganan Karhutla dari Satgas darat, pemadaman udara, sampai bantuan daerah udah berskala nasional. Meski cuaca ekstrem El Nino bikin kondisi lahan makin kering kerontang, pemicu utamanya tetaplah ulah manusia, makanya butuh kerja sama total dari BNPB, TNI, Polri, pemda, sampai relawan biar Karhutla tuntas.









