Presiden Prabowo: BUMN Laporan Keuangan Palsu Bakal Di-closed, Sampai Desember Sasaran 700 Perusahaan Kita Tutup

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:19 WIB
Presiden Prabowo: BUMN Laporan Keuangan Palsu Bakal Di-closed, Sampai Desember Sasaran 700 Perusahaan Kita Tutup
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, KamisĀ (22/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan sikap tanpa kompromi terhadap jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkinerja buruk dan tidak efisien. Saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026), Kepala Negara membeberkan rencana perampingan (streamlining) masif terhadap ratusan perusahaan pelat merah.

Pemerintah menargetkan penutupan hingga 700 anak/cucu entitas BUMN bermasalah hingga akhir tahun 2026 demi menggenjot efisiensi nasional.

Sikat habis BUMN problematic: perusahaan merugi dan manipulasi laporan keuangan siap dibubarkan

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa proses konsolidasi dan penataan BUMN terus dieksekusi secara intensif. Hingga Rabu malam sebelum acara, pemerintah telah berhasil menutup dan menggabungkan sebanyak 364 perusahaan dari total seribuan entitas yang terdata.

Prabowo menggarisbawahi bahwa pembersihan ini menyasar perusahaan-perusahaan yang hanya menjadi beban negara serta terbukti melakukan kecurangan administratif.

"Dari 1.000 BUMN, 1.074 kita sudah konsolidasi sudah tutup, sudah streamlining kurang lebih 364, sampai tadi malam. Sampai Desember akan datang sasaran kita 700 akan kita tutup. Yang tidak efisien yang merugi yang selama ini buat laporan keuangan palsu, kita tutup," tegas Prabowo pada Kamis (22/10/2026).

Pembenahan 2 tahun: ada BUMN yang cuan melonjak hingga 900 persen

Kendati melakukan bersih-bersih secara drastis, Prabowo meluruskan bahwa tidak semua perusahaan milik negara memiliki kinerja mengecewakan. Dalam dua tahun masa kepemimpinannya, strategi pembenahan dan efisiensi terbukti mampu membalikkan keadaan BUMN yang dulunya sekarat menjadi sangat menguntungkan.

Ia membeberkan bahwa sejumlah perusahaan pelat merah yang telah direformasi kini justru mencatatkan lonjakan keuntungan yang sangat fantastis.

"Kita buktikan 2 tahun kita bekerja sudah kita buktikan BUMN-BUMN yang rugi terus kita tutup, yang tadinya tidak bisa untung sekarang sudah untung, ada yang untung 900% ada yang 200% 300% kita bertekad untuk efisiensi," paparnya.

Kejar puluhan izin tambang dan validasi cadangan alam via lembaga internasional

Selain penataan internal BUMN, Presiden Prabowo turut menyinggung langkah tegas pemerintah dalam menelusuri pendaftaran Izin Usaha Pertambangan (IUP) di berbagai wilayah. Menurutnya, penelusuran baru menyelesaikan sebagian kecil dari total puluhan izin tambang yang ada.

Pemerintah juga menggandeng lembaga audit internasional untuk memvalidasi angka pasti cadangan sumber daya alam Indonesia agar pengelolaan kekayaan negara bisa dipertanggungjawabkan sepenuhnya untuk rakyat.

"Contoh kita tadi hanya bicara 5 IUP. Masih puluhan IUP yang sedang kita kejar untuk dapat studi-studi internasional untuk meyakinkan cadangan kita berapa," pungkas Prabowo. (RaM/aNs)

Gen Z Takeaway

Gak ada tempat buat BUMN yang demen 'make up' laporan keuangan atau bebanin negara doang! Di Rakornas TPAKD 2026 pada Kamis (22/10/2026), Presiden Prabowo Subianto nge-spill target tegas pembersihan 700 perusahaan pelat merah merugi dan problematic sampai Desember nanti. Hasil dua tahun pembenahan ini terbukti bikin beberapa BUMN malah panen cuan melesat sampai 900%, plus pemerintah juga lagi gercep ngejar validasi puluhan izin tambang (IUP) biar kekayaan alam Indonesia beneran kembali buat kesejahteraan rakyat.

Presiden Prabowo Subianto 2 tahun Presiden Prabowo Subianto BUMN Perusahaan BUMN

Infografis

Terkini