Di Tengah Sorotan Panggilan KPK, Menteri ATR Nusron Wahid Hadiri Sidang Kabinet di Istana

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09 WIB
Di Tengah Sorotan Panggilan KPK, Menteri ATR Nusron Wahid Hadiri Sidang Kabinet di Istana
Nusron Wahid Terlihat hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

astakom.com, Jakarta - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, di tengah sorotan atas dua kali ketidakhadirannya dalam pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap pembukaan blokir HGB lahan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Kehadiran Nusron terlihat dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (21/10/2026). Ia mengenakan kemeja putih dan peci hitam serta duduk di bagian belakang ruang sidang bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga.

Nusron duduk berdekatan dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Kristomei Sianturi.

Meski terlihat mengikuti agenda pemerintahan di Istana, Nusron tidak tampak oleh awak media saat memasuki kompleks Istana Kepresidenan melalui pintu Jalan Veteran.

Kehadirannya pun menjadi sorotan karena KPK sebelumnya mengungkap bahwa Nusron telah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara dugaan suap terkait pembukaan blokir hak guna bangunan (HGB) lahan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

Alasan dinas ke Malaysia

Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan KPK membongkar alasan di balik absennya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang sudah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi. 

Kasus yang menyeret namanya ini berkaitan dengan dugaan suap pembukaan blokir Hak Guna Bangunan (HGB) lahan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor. Menurut keterangan KPK, Nusron batal hadir karena sedang menjalankan tugas dinas ke Malaysia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa pihak lembaga antirasuah telah menerima surat permohonan penundaan pemeriksaan resmi dari Nusron. Dalam surat tersebut, sang menteri menyampaikan bahwa dirinya berhalangan hadir karena bentrok dengan agenda lain yang tak bisa ditinggalkan.

"Ya kita hanya berdasarkan surat dari yang bersangkutan," kata Taufik Husein kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2026).

"Jadi yang pertama itu ada surat agenda yang berbarengan, Kemudian yang saat kemarin, tanggal 14 itu agenda kegiatan Perdin ke luar negeri. Kalau nggak salah ke Malaysia," lanjutnya.

Imigrasi ungkap keberadaan Nusron

Sebelumnya juga diberitakan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengonfirmasi bahwa Nusron telah kembali ke tanah air setelah sempat melakukan perjalanan dinas ke Singapura dan Malaysia.

Hendarsam membeberkan bahwa sang Menteri mendarat di Indonesia pada Sabtu (17/10/2026) usai menyeberang via jalur laut dari Singapura menuju Batam.

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko merinci riwayat pergerakan internasional Nusron Wahid. Berdasarkan data perlintasan keimigrasian, Nusron tercatat bertolak menuju Singapura pada Rabu (14/10/2026) pukul 16.12 WIB melalui TPI Pelabuhan Citra Tritunas, Batam.

Setelah merampungkan agendanya di Singapura dan Malaysia, Nusron bersama rombongan langsung kembali ke Indonesia selang tiga hari kemudian.

"Pada 17 Oktober 2026, yang bersangkutan kembali ke Indonesia melalui TPI Pelabuhan Batam Center menggunakan kapal Majestic bersama rombongan," beber Hendarsam dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2026). (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Kehadiran Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Sidang Kabinet Paripurna menjadi sorotan setelah dua kali tidak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap pembukaan blokir HGB lahan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor. Meski tetap mengikuti agenda pemerintahan, ketidakhadirannya dalam pemeriksaan KPK membuat perkembangan kasus ini terus menjadi perhatian publik.

Nusron Wahid Menteri ATR/BPN Nusron Wahid KPK ATR/BPN Dirjen ATR/BPN Perizinan HGB

Infografis

Terkini