Cara Kerja Modifikasi Cuaca Dry Ice, Inovasi Terbaru Pemerintah Urai Kabut Asap Karhutla

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:04 WIB
Cara Kerja Modifikasi Cuaca Dry Ice, Inovasi Terbaru Pemerintah Urai Kabut Asap Karhutla
TNI mengirimkan 2,6 ton Dry Ice dan 7 ton garam menggunakan pesawat Hercules melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026). [Dok. Pupen TNI]

astakom.com, Jakarta - Penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini makin canggih dan sat-set! Pemerintah resmi menerapkan teknologi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berbasis dry ice atau karbon dioksida padat buat mengurai penumpukan kabut asap tebal. Langkah inovatif ini diambil khusus buat ningkatin jarak pandang (visibility) di area yang terdampak kabut asap pekat.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, nge-spill kalau material dry ice bersuhu super dingin minus 78,5 derajat Celsius ini disebar dari atas pesawat ke lapisan atmosfer pada ketinggian 5.000 hingga 7.000 kaki.

Cara kerja dry ice: bikin atmosfer labil biar asap terdorong naik

Dry ice sendiri merupakan karbon dioksida padat bersuhu ekstrem. Dalam operasi ini, material disemai tepat di lapisan inversi atmosfer yakni lapisan udara yang biasanya ngebikin asap terperangkap dan 'mengendap' di dekat permukaan bumi.

Melalui penyemaian dry ice, lapisan atmosfer didinginkan hingga sekitar minus 75 derajat Celsius. Kondisi dingin ini ngebikin udara jadi lebih labil, sehingga asap kotor di lapisan bawah bisa terdorong naik dan menyebar. Hasilnya, penumpukan asap di permukaan berkurang dan jarak pandang pun meningkat. Tapi ingat ya, metode ini fokus utamanya buat mengurai asap dan visibility, jadi pemadaman api di darat tetap jadi menu utama.

Dari Palembang lanjut Kalteng: prosedur penaburan langsung di-evaluasi

Penerapan OMC dry ice ini udah dimulaikan oleh BNPB bareng TNI dan BMKG di Sumatera Selatan sejak 16 Oktober 2026 pake pesawat Casa 212 registrasi A-2117, termasuk menyasar area Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Hasilnya terbukti ngasih peningkatan jarak pandang dibanding hari sebelumnya. Operasi ini lalu diperluas ke Kalimantan Tengah pada 19 Oktober 2026 pake pesawat Casa 212-200/A-2107.

Menariknya, pas operasi jalan, BNPB dapet laporan warga terkait adanya butiran dry ice yang jatuh sampai ke pemukiman. Tanpa tapi, tim langsung agile melakukan evaluasi SOP! Corong penabur langsung dipasangi saringan khusus dan dry ice dipecah jadi butiran lebih halus berukuran 3 milimeter biar dipastikan menguap sempurna di udara sebelum menyentuh tanah.

Kerahkan 49 armada udara & 60.000 personel, warga imbau tetap safety

Teknologi dry ice tentu bukan satu-satunya jurus. Pemerintah mengerahkan total 49 armada udara nasional (32 unit water bombing dan 17 unit pesawat patroli/OMC), plus didukung lebih dari 60 ribu personel gabungan di jalur darat. Sejauh ini, area terbakar yang berhasil dipadamkan di enam provinsi prioritas udah nembus 454,25 hektare.

Di tengah situasi ini, masyarakat di area terdampak diimbau buat tetap safety dengan selalu wajib pakaikan masker saat aktivitas outdoor, ngurangin paparan asap, serta stop melakukan aksi yang bisa memicu titik api baru. (RaM)

Gen Z Takeaway

Aksi sat-set pemerintah nanganin kabut asap karhutla makin mantap lewat inovasi OMC berbasis dry ice yang disebar di Sumsel dan Kalteng buat mendinginkan atmosfer hingga minus 75 derajat Celsius biar asap terdorong naik dan visibility meningkat! Nggak cuma responsif mengevaluasi SOP penaburan butiran dry icedemi keamanan warga, pertempuran melawan karhutla ini juga didukung all-out oleh 49 armada udara, 60 ribu personel darat, dan keberhasilan memadamkan 454,25 hektare area terbakar, sambil terus mengingatkan warga buat tetap stay safe pakaikan masker.

Modifikasi Cuaca Dry Ice pemprov dki jakarta

Infografis

Terkini