Presiden Prabowo Optimistis RI Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Termasuk MSCI

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:35 WIB
Presiden Prabowo Optimistis RI Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Termasuk MSCI
Presiden Prabowo Optimistis RI Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Termasuk MSCI [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan posisi Indonesia yang super solid dan nggak bakal gentar menghadapi berbagai tantangan, gangguan, maupun tekanan dari pihak luar. Salah satu yang disoroti adalah isu seputar lembaga indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengapresiasi kinerja jajaran pemerintah yang dinilai sudah bekerja dengan sangat baik sejauh ini. Namun, Presiden Prabowo juga nggak mau menutup mata bahwa ekspektasi dari masyarakat serta tantangan yang bakal dihadapi bangsa ke depan masih luar biasa besar.

"Saudara-saudara, kita telah bekerja dengan baik tapi kita tahu tantangan masih besar rakyat kita berharap kesulitan kita masih banyak gangguan masih banyak kita terus diadang," kata Presiden Prabowo dalam pidato pembukaan di sidang kabinet paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip astakom.com pada Kamis (22/10/2026).

Optimis RI bisa hadapi tantangan ekonomi global

Menghadapi berbagai situasi dan tantangan ekonomi global yang dihadapi Indonesia, Presiden Prabowo bilang kalau Indonesia optimis bisa melewatinya. Karena Indonesia punya kekuatan, keberanian dan solidaritas yang kuat.

"Ada apa itu, macem-macem lah, ada MSCI macem-macem, dia mau takut-takutin kita, saya hanya katakan pada MSCI bangsa Indonesia tidak takut siapapun dan tidak akan gentar," ungkap Presiden Prabowo.

Menghadapi dinamika ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik global, Presiden Prabowo yakin Indonesia bisa menghadapinya dengan tidak menyerah.

"Kita tidak takut kita punya kekuatan keberanian, kita punya keberanian dan kita rela berkorban dan kita tidak mengenal menyerah saudara-saudara sekalian," tegasnya.

Pengumuman dari MSCI

Fyi, MSCI sebelumnya mengusulkan adanya penurunan klasifikasi (downgrade) bagi pasar saham Indonesia, yaitu dari status Emerging Market menjadi Standalone Market.

Penilaian dari MSCI ini bukan cuma ditujukan pada aspek kesehatan makroekonomi Indonesia. Poin kritis yang dipermasalahkan MSCI murni tertuju pada struktur serta tata kelola pasar modal, terutama terkait aspek transparansi kepemilikan saham hingga adanya dugaan praktik perdagangan terkoordinasi.

Masih konsultasi

Meski isu ini sempat bikin sebagian orang overthinking, keputusan akhir dari MSCI sebenarnya baru akan diumumkan paling lambat pada akhir Juni 2027 mendatang. Sementara itu, periode konsultasi resmi masih terus dibuka sampai 30 April 2027.

Pihak MSCI pun secara terbuka menyatakan bakal meninjau kembali usulan downgrade tersebut jika dalam proses konsultasi ditemukan bukti-bukti perbaikan yang material pada tata kelola dan fungsi pasar modal Indonesia. Artinya, otoritas dan pelaku pasar modal Indonesia masih punya masa tenggang sekitar delapan bulan untuk lock in dan membuktikan hasil perbaikan yang benar-benar nyata. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo menegaskan Indonesia nggak bakal gentar menghadapi tekanan global, termasuk isu downgrade pasar saham oleh MSCI. Meski tantangan ekonomi dan ekspektasi masyarakat masih besar, pemerintah optimistis Indonesia mampu melewatinya dengan kekuatan dan solidaritas nasional. Di sisi lain, otoritas pasar modal masih punya waktu untuk membenahi transparansi kepemilikan saham dan tata kelola agar usulan downgrade bisa ditinjau ulang. Jadi, kuncinya bukan sekadar berani menghadapi tekanan, tetapi juga membuktikan perbaikan pasar modal yang nyata.

Presiden Prabowo Prabowonomics msci sidang kabinet paripurna 2 Tahun Presiden Prabowo

Infografis

Terkini