Presiden Prabowo Tekankan Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN-Polri

Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31 WIB
Presiden Prabowo Tekankan Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN-Polri
Presiden Prabowo Subianto memanggil menteri bidang ekonomi, Gubernur Bank Indonesia, hingga Ketua Dewan Komisioner OJK ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto terus mematangkan langkah pembenahan di internal pemerintahan. Pada Senin (19/10/2026), Presiden mengundang Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto serta Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat ke Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas penguatan reformasi birokrasi dan peningkatan profesionalisme aparatur negara.

Pertemuan penting ini berfokus pada evaluasi serta dorongan peningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Fokus utama: genjot integritas, kompetensi, dan kapasitas SDM aparatur negara

Pertemuan ini menyoroti perlunya pembenahan menyeluruh dari sisi kualitatif para abdi negara. Berdasarkan keterangan resmi unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan roda pemerintahan sangat bergantung pada kualitas para pelaksananya di lapangan.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo membahas penguatan reformasi birokrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan institusi Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” tulis @sekretariat.kabinet.

Presiden Prabowo ingin birokrasi makin efektif & bebas dari aksi lambat

Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa profesionalisme, integritas, dan kompetensi bukan sekadar slogan, melainkan syarat mutlak yang harus dimiliki setiap aparatur negara. Hal ini dinilai menjadi kunci utama agar sistem pemerintahan berjalan semakin efektif dan efisien.

“Bapak Presiden menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kompetensi aparatur negara agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan semakin efektif dan berorientasi pada pelayanan publik,” tambah keterangan resmi tersebut.

Target layanan publik: wajib responsif dan sesuai kebutuhan masyarakat

Melalui pertemuan ini, Kepala Negara berharap ada perubahan nyata pada kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat sehari-hari. Presiden Prabowo mendorong agar ASN dan jajaran Polri dapat bertindak lebih responsif, sigap, dan adaptif terhadap kebutuhan publik.

“Upaya peningkatan kualitas pelayanan diharapkan dapat memastikan masyarakat memperoleh layanan yang responsif, optimal, dan sesuai dengan kebutuhan,” tegas Prabowo sebagaimana dikutip Sekretariat Kabinet. (RaM)

Gen Z Takeaway

Aparat nakal dan birokrasi ribet siap-siap dibenahi sampai tuntas! Presiden Prabowo Subianto langsung memanggil Wamen PANRB Purwadi Arianto dan Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat ke Istana Merdeka pada Senin (19/10/2026) demi menggenjot reformasi birokrasi. Presiden menegaskan kalau integritas dan kompetensi ASN serta Polri itu harga mati, supaya pelayanan publik ke depan gak pakai ribet, jauh lebih responsif, dan beneran solutif buat kebutuhan masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto ASN Polri

Infografis

Terkini