Presiden Prabowo Beri Penguatan dan Penghormatan Terakhir, Hadir di Tengah Duka Keluarga Jenderal Subagyo HS
astakom.com, Jakarta - Suasana duka mendalam menyelimuti proses penghormatan terakhir bagi mendiang Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo (HS). Presiden Prabowo Subianto, tampak hadir langsung untuk memberikan penghormatan sekaligus menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga besar almarhum.
Kehadiran Kepala Negara di tengah-tengah keluarga yang berduka mencerminkan bentuk penghormatan tertinggi kepada sosok senior dan panutan militer yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa.
Presiden Prabowo bersimpuh kuatkan keluarga almarhum
Dalam salah satu potret paling mengharukan yang terekam di lokasi, Presiden Prabowo Subianto tampak berlutut atau bersimpuh di samping kursi roda istri almarhum Jenderal Subagyo HS. Mengenakan setelan jas lengkap berpeci hitam, Presiden Prabowo menggenggam erat tangan keluarga yang ditinggalkan guna memberikan kekuatan moril, ketabahan, serta keikhlasan.
Sapa Jajaran Tokoh dan Sahabat Perjuangan yang Hadir Beri Penghormatan
Tak hanya menguatkan pihak keluarga, Presiden Prabowo juga tampak menyalami sejumlah tokoh penting, pejabat tinggi negara, serta para purnawirawan TNI yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran para tokoh lintas generasi ini menegaskan betapa besar pengaruh dan jasa almarhum selama mengabdi di lingkungan TNI maupun pemerintahan.
Suasana khidmat dan penuh rasa hormat mengiringi setiap rangkaian prosesi persemayaman, di mana para pelayat memanjatkan doa terbaik agar almarhum mendapatkan tempat mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Ucapkan bela sungkawa
Sebelumnya, melalui Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto turut berbela sungkawa atas wafatnya Jenderal (Purn.) Subagyo HS. Sosok Subagyo HS memiliki rekam jejak perjalanan panjang dan pengabdian luar biasa dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pemerintah sangat menghormati jasa dan keteladanan yang telah ditinggalkan almarhum. Prasetyo berharap loyalitas serta semangat patriotisme almarhum bisa terus diwarisi oleh generasi muda dalam membangun Indonesia ke depan.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. [...] Selamat jalan, Jenderal. Terima kasih atas pengabdian dan dharma baktimu kepada bangsa dan negara. Innalillahi wa Innailaihi Rojiun," ucap Prasetyo dikutip Selasa (20/10/2026).
Instruksi langsung Presiden Prabowo: jenazah diterbangkan ke Jakarta dan dimakamkan di TMP Kalibata
Atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, seluruh prosesi pemakaman dan kepulangan almarhum dari Yogyakarta menuju Jakarta diurus secara militer penuh. Jenazah dilepas dengan upacara kemiliteran dari rumah duka Kotabaru menuju Bandara Adisutjipto pada Selasa (20/10/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Setibanya di Jakarta, jenazah almarhum disemayamkan terlebih dahulu di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) sebelum akhirnya dihantarkan ke persemayaman terakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
"Tadi Pak Presiden langsung kasih instruksi untuk urus yang di Yogyakarta. Akan dimakamkan di TMP Kalibata," pungkas Mayjen TNI Drajad Brima Yoga.
Wafat di RS Panti Rapih Yogyakarta pada usia 80 tahun
Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga mengonfirmasi bahwa almarhum Subagyo HS berpulang karena faktor usia dan riwayat sakit yang diidapnya. Sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menjalani perawatan medis rutin di rumah sakit.
"Bapak (Subagyo HS) memang sudah usia ya. Kemarin juga ada sakit. Sakit dengan cuci darah. Beliau berpulang jam 16.20 WIB di RS Panti Rapih," terang Drajad saat memberikan keterangan di rumah duka di Kotabaru, Kota Yogyakarta. (RaM)
Gen Z Takeaway
Bikin terenyuh! Presiden Prabowo Subianto terekam hadir langsung di lokasi persemayaman buat nengokin dan menguatkan keluarga mendiang Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS. Dalam momen penuh haru tersebut, Presiden bahkan tampak bersimpuh sambil menggenggam tangan istri almarhum, nunjukkin rasa hormat dan empati mendalam kepada sosok senior sekaligus panutan bangsa yang jasanya bakal terus dikenang sepanjang masa.








