Hasil Survei Terbaru Poltracking: Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tembus 64,8 Persen

Editor: Henni Rachma Sari
Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:47 WIB
Hasil Survei Terbaru Poltracking: Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tembus 64,8 Persen
Presiden Prabowo Subianto menggelar ratas membahas update terkait Karhutla di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Lembaga survei Poltracking Indonesia kembali merilis hasil riset terbarunya terkait peta persepsi publik terhadap jalannya roda pemerintahan. Dipublikasikan pada Senin (19/10/2026) malam, hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sukses menyentuh angka 64,8 persen.

Jika dirinci, sebanyak 10,8 persen responden menyatakan sangat percaya dan 54 persen menyatakan cukup percaya terhadap kepemimpinan pasangan ini. Angka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan survei Poltracking pada Agustus 2026 yang berada di posisi 63,2 persen, di mana tren kepercayaan publik pada Oktober 2026 ini dinilai relatif stabil.

Mayoritas yakin kebijakan berpihak ke rakyat kecil & pemerintah serius bekerja

Tak hanya mengukur tingkat kepercayaan secara umum, Poltracking juga memotret optimisme masyarakat terhadap arah kebijakan yang diambil pemerintah. Hasilnya, sebanyak 61,3 persen responden meyakini bahwa berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran pada dasarnya ditujukan demi memperbaiki taraf hidup rakyat kecil.

Di samping itu, sebanyak 62,1 persen masyarakat menilai pemerintah sangat serius dalam bekerja dan menuntaskan berbagai persoalan publik. Angka tersebut terdiri dari 12,4 persen responden yang menilai sangat serius dan 49,7 persen menilai cukup serius.

Kepemimpinan Presiden Prabowo dinilai kuat

Dari sisi kapasitas kepemimpinan, survei ini mencatat sebanyak 64,7 persen responden menilai posisi Presiden Prabowo sangat kuat dalam memimpin serta mengendalikan jalannya roda pemerintahan.

Fakta menarik lainnya, Poltracking mencatat bahwa tingkat kepercayaan publik (64,8 persen) berada di atas tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah yang tercatat sebesar 55,3 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa harapan serta keyakinan masyarakat terhadap potensi pemerintah masih jauh lebih tinggi dibandingkan evaluasi langsung atas hasil kerja yang sudah dirasakan saat ini.

Metodologi survei & tantangan eksekusi kebijakan ke depan

Survei Poltracking Indonesia ini digelar sepanjang 30 September hingga 7 Oktober 2026 menggunakan metode wawancara tatap muka. Penelitian ini melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yang ditarik menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Poltracking menyimpulkan bahwa tingginya modal kepercayaan ini menjadi angin segar sekaligus tantangan besar bagi pemerintah ke depan. Tugas utama Presiden Prabowo-Gibran selanjutnya adalah menerjemahkan kepercayaan publik tersebut menjadi peningkatan kepuasan riil melalui dampak kebijakan yang makin nyata dirasakan masyarakat. (RaM)

Gen Z Takeaway

Kepercayaan publik ke Kabinet Presiden Prabowo-Gibran lagi kokoh-kokohnya! Berdasarkan survei terbaru Poltracking Indonesia per Oktober 2026, tingkat kepercayaan masyarakat tembus 64,8 persen naik dari Agustus lalu dengan 61,3 persen warga yakin kebijakan yang dirilis emang dibuat demi menyejahterakan rakyat kecil. Meski tingkat kepuasan kinerjanya ada di angka 55,3 persen, masyarakat tetep optimistis sama kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai kuat, tinggal gimana pemerintah menjawab ekspektasi tinggi ini lewat aksi nyata di lapangan.

2 Tahun Presiden Prabowo Poltracking Survei Poltracking Poltracking Indonesia hasil survei Poltracking Dua Tahun Prabowo-Gibran

Infografis

Terkini