Dari Atlet Dayung ke Penggerak Bank Sampah, Ini Kisah Leni Haini Mantan Atlet Dayung

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:02 WIB
Dari Atlet Dayung ke Penggerak Bank Sampah, Ini Kisah Leni Haini Mantan Atlet Dayung
Dari Atlet Dayung ke Penggerak Bank Sampah, Ini Kisah Leni Haini Mantan Atlet Dayung [Dok. Kemenlh]

astakom.com, Jakarta – Pengalaman di dunia olahraga bisa menjadi bagian dari perjalanan seseorang saat menekuni bidang lain. Hal ini terlihat dari perjalanan Leni Haini, mantan atlet dayung nasional asal Jambi yang kini terlibat dalam pengelolaan sampah bersama masyarakat melalui Bank Sampah Dayung Habibah di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi.

Menghimpun dari sejumlah media nasional dan informasi resmi pemerintah yang ditelusuri hingga Selasa (20/10/2026), kegiatan yang dijalankan Leni masih menunjukkan perkembangan. Bank Sampah Dayung Habibah mendapat dukungan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), termasuk penyediaan sarana pengangkutan sampah dan pendampingan pengembangan budidaya jamur.

Selain menjalankan kegiatan lingkungan, kelompok tersebut juga mencatat prestasi pada 2026. Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kota Jambi, Bank Sampah dan TPS3R Dayung Habibah meraih Juara I nasional dalam ajang Mekaar InspirAksi 2026. Capaian ini menjadi salah satu perkembangan terbaru dari kegiatan yang dipimpin Leni bersama masyarakat.

Berawal dari dunia dayung, kini bergerak di bidang lingkungan

Dalam informasi yang dipublikasikan PNM, perjalanan Leni di dunia olahraga bermula dari ajang pencarian bakat atlet muda di Jambi. Setelah meraih juara, ia mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan di Jakarta untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan.

Leni kemudian juga pernah menjalani peran sebagai pelatih dayung di Jambi. Kedekatannya dengan Danau Sipin menjadi bagian dari perjalanan tersebut, sekaligus mempertemukannya dengan persoalan sampah di kawasan itu.

Kepedulian terhadap lingkungan kemudian mendorong Leni mengembangkan kegiatan Dayung Habibah bersama warga. Kegiatan ini berfokus pada pengumpulan dan pemilahan sampah agar material yang masih bisa dimanfaatkan memiliki nilai guna.

Melalui pendekatan tersebut, warga diajak terlibat dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga mengenalkan potensi pemanfaatan sampah yang dapat memberikan nilai ekonomi, bergantung pada jenis material dan proses pengelolaannya.

Bank Sampah Dayung Habibah mendapat dukungan

Pengembangan Bank Sampah Dayung Habibah turut mendapat pendampingan dari PNM. Melansir dari media nasional pada September 2026, dukungan tersebut mencakup sarana pengangkutan sampah dan pendampingan budidaya jamur.

Pada bulan yang sama, pemberitaan media nasional juga menyebutkan program tabungan sampah yang diikuti 150 nasabah. Melalui program tersebut, sampah yang dikumpulkan dapat ditimbang dan hasil penjualannya dimanfaatkan sesuai mekanisme program.

Kegiatan ini memperlihatkan salah satu cara pengelolaan sampah berbasis masyarakat, yakni menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pemanfaatan material yang masih memiliki nilai ekonomi.

Meski begitu, hasil yang diperoleh setiap warga dapat berbeda sesuai jumlah, jenis, dan nilai sampah yang dikumpulkan. Karena itu, manfaat program perlu dipahami berdasarkan mekanisme dan kondisi masing-masing peserta, bukan dianggap sama bagi seluruh warga.

Raih penghargaan nasional pada 2026

Perkembangan kelompok yang dipimpin Leni juga mendapat pengakuan melalui ajang Mekaar InspirAksi 2026. Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kota Jambi pada Agustus 2026, Bank Sampah dan TPS3R Dayung Habibah meraih Juara I tingkat nasional.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kelompok dalam mengembangkan kegiatan pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat. Capaian ini juga menambah catatan perkembangan Dayung Habibah sepanjang 2026.

Kisah Leni menunjukkan bahwa pengalaman yang diperoleh di satu bidang dapat menjadi bagian dari perjalanan ketika seseorang menekuni kegiatan lain. Kini, melalui Bank Sampah Dayung Habibah, ia terlibat dalam upaya pengelolaan sampah bersama warga di Jambi.

Perjalanan tersebut menjadi salah satu contoh kegiatan masyarakat yang menggabungkan perhatian terhadap lingkungan dengan pemanfaatan sampah yang masih bernilai. Keberlanjutan program tetap bergantung pada pengelolaan yang konsisten dan keterlibatan masyarakat. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Perjalanan Leni Haini memperlihatkan bahwa pengalaman di dunia olahraga bisa menjadi bagian dari langkah baru di bidang lain. Lewat Bank Sampah Dayung Habibah, ia bersama warga mengembangkan kegiatan yang berfokus pada pengelolaan sampah dan pemanfaatannya. Dukungan program serta penghargaan yang diraih pada 2026 menjadi bagian dari perkembangan kegiatan tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui keterlibatan masyarakat.

Mantan Atlet atlet indonesia Mantan Atlet Indonesia Atlet Dayung Leni Haini

Infografis

Terkini