Asian Para Games 2026: Nanda Mei Sholihah Tambah Perunggu

Penulis: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:43 WIB
Asian Para Games 2026: Nanda Mei Sholihah Tambah Perunggu
Nanda membukukan catatan waktu 25,93 detik untuk mengunci posisi di podium ketiga. [Kemenpora]

astakom.com, Jakarta — Atlet para-atletik Indonesia, Nanda Mei Sholihah, sukses menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Bertanding di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Selasa (20/10/2026), Nanda mengamankan tempat ketiga pada nomor Women’s 200 meter T47.

Selisih tipis dan dominasi runner Thailand

Nanda membukukan catatan waktu 25,93 detik untuk mengunci posisi di podium ketiga. Langkah sprinter Indonesia ini untuk meraih medali perak terhalang tipis oleh atlet Sri Lanka, Dhananjana Wickramasingha, yang finis di posisi kedua dengan torehan waktu 25,80 detik—hanya unggul selisih 0,13 detik dari Nanda.

Sementara itu, medali emas di nomor ini berhasil disabet oleh wakil Thailand, Sasirawan Inthachot, yang tampil mendominasi sejak awal dan melintasi garis finis terdepan dengan catatan waktu 25,23 detik.

Profil singkat dan konsistensi sprinter Kediri

Nanda Mei Sholihah merupakan atlet kelahiran 17 Mei 1999 asal Kota Kediri, Jawa Timur. Bertanding di klasifikasi Sport Class T/F 47, raihan medali perunggu di Aichi-Nagoya ini makin menegaskan konsistensi serta kapasitas Nanda di panggung olahraga disabilitas tingkat internasional.

Tambahan medali dari Nanda sekaligus memperkuat perolehan medali kontingen Indonesia yang terus berjuang memburu prestasi terbaik di ajang Asian Para Games 2026.

Prestasi Nanda Mei Sholihah

Nanda Mei Sholihah mengawali kariernya di dunia para-atletik pada usia 11 tahun dengan langsung menyabet tiga medali emas pada Kejuaraan Daerah Walikota Cup Surabaya 2010. Kehebatannya berlanjut di tingkat nasional saat ia memborong tiga medali emas di Pekan Olahraga Pelajar Cacat Nasional (Pepcanas) 2011, serta konsisten menyumbangkan medali pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) edisi 2012 dan 2016.

Kiprah internasionalnya melesat saat ia berhasil menyabet tiga medali emas pada ajang Asian Youth Para Games 2013 di Malaysia. Dominasi tersebut berlanjut di tingkat Asia Tenggara melalui ajang ASEAN Para Games, di mana ia merebut tiga medali pada edisi 2014 di Myanmar, memborong tiga medali emas pada edisi 2015 di Singapura, dan berhasil mempertahankan tiga medali emasnya pada edisi 2017 di Malaysia untuk nomor lari 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Atas deretan prestasi gemilangnya di tingkat daerah, nasional, hingga internasional, mahasiswa Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS) ini juga dipercaya menjadi salah satu pembawa obor (Torch Bearer) dalam ajang Torch Relay Asian Games 2018. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway 

Satu lagi sprinter kebanggaan Indonesia naik podium! Nanda Mei Sholihah sukses membawa pulang medali perunggu di nomor 200m T47 Asian Para Games 2026 lewat catatan waktu 25,93 detik. Perjuangan sengit sprinter asal Kediri ini makin menambah deretan prestasi manis kontingen Merah Putih di Nagoya!

Nanda Mei Sholihah Asian Para Games 2026 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026

Infografis

Terkini