Purbaya Fix Hapus Tax Amnesty, Menkeu Pilihan Gen Z Pilih Rapikan Sistem Pajak!
astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan sikap tegasnya terkait wacana pengampunan pajak alias tax amnesty. Sosok Bendahara Negara ini memastikan program tersebut tidak akan pernah ada selama dirinya menduduki kursi Menkeu, demi menjaga integritas serta keamanan para petugas pajak itu sendiri.
Sikap konsisten ini sebenarnya sudah disuarakan Purbaya sejak pertama kali dilantik. Dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis (03/09/2026), Purbaya kembali menyentil topik ini dengan gaya santainya.
"Enggak ada. Saya kan pernah bilang selama saya jadi Menteri Keuangan, enggak ada tax amnesty. Tapi saya takutnya kualat, jangan-jangan gara-gara itu gue dipecat, tapi enggak, sampai sekarang enggak ada rencana tax amnesty," gurau Purbaya di hadapan para ekonom.
Di balik gurauannya, Purbaya punya alasan yang sangat masuk akal. Menurutnya, mekanisme tax amnesty justru menjadi red flag dan beban berulang bagi jajaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak di masa mendatang. Data wajib pajak yang dilaporkan secara tidak tuntas rawan memicu celah hukum bertahun-tahun kemudian.
"Karena menurut saya merugikan orang pajak. Itu kan setelah berapa tahun masih bisa diperiksa. Berapa tahun kemudian diperiksa oleh orang pajak dengan data yang masih enggak terlalu jelas, orang saya dipanggil, ada yang ditahan juga," terangnya.
Dibanding mengandalkan tax amnesty yang berisiko tinggi, Purbaya memilih fokus pada pembenahan mendasar. Kementerian Keuangan bakal habis-habisan merapikan sistem pengumpulan pajak (tax collection) secara menyeluruh ke depannya.
"Jadi saya pikir kalau begitu caranya ya risikonya di orang pajak, lebih baik enggak usah tax amnesty. Kita rapikan saja tax collection-nya, kita lihat ke depan saja," tegasnya.
No digging buat peserta tax amnesty lama
Kabar baiknya buat masyarakat, Purbaya menggaransi pemerintah tidak akan melakukan audit susulan atau "mengulik" kembali data para wajib pajak yang sudah berpartisipasi pada Tax Amnesty Jilid II maupun Program Pengungkapan Sukarela (PPS) sebelumnya. Langkah ini diambil untuk meredam kekhawatiran publik.
"Yang sudah tax amnesty ya sudah. Tidak akan digali-gali lagi yang sudah didaftarkan," kata Purbaya.
Ia mengimbau alumni peserta tax amnesty untuk cukup menjalankan kewajiban pajak secara wajar sesuai skala bisnis mereka saat ini, tanpa perlu cemas adanya pemeriksaan ulang atas aset yang sudah diungkapkan.
Purbaya tak menampik adanya potensi celah di masa lalu di mana aset peserta belum 100% tuntas terabaikan. Namun baginya, hal tersebut menjadi kalkulasi risiko pemerintah masa lalu yang harus diterima. Fokus Kemenkeu saat ini murni diarahkan pada wajib pajak yang belum pernah berpartisipasi atau mereka yang pelaporan pajaknya masih terbukti melenceng dari aturan. (RaM/aNs)
Gen Z Takeaway
Purbaya spill alasan kenapa tax amnesty resmi canceled selama dia menjabat Menkeu! Selain bikin data enggak bersih, mekanismenya malah bikin petugas pajak rawan terseret kasus hukum di kemudian hari. Good news-nya, alumni tax amnesty sebelumnya aman karena datanya gak akan di-digging lagi. Kemenkeu sekarang mau fokus level up sistem pengumpulan pajak biar makin transparan dan adil!









