Langkah Diplomasi Presiden Prabowo di Rusia: Tegaskan Politik Bebas Aktif, Putin Sebut Indonesia 'Pemain Kunci' Dunia!

Penulis: ⁠Henni Rachma Sari
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 4 September 2026 | 07:50 WIB
Langkah Diplomasi Presiden Prabowo di Rusia: Tegaskan Politik Bebas Aktif, Putin Sebut Indonesia 'Pemain Kunci' Dunia!
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato sebagai tamu kehormatan utama pada Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (03/09/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali mempertegas arah politik luar negeri Indonesia di panggung global. Menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (03/09/2026), Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap setia pada tradisi nonblok dan siap merangkul semua negara tanpa terkecuali.

Hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan langsung Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prabowo menggarisbawahi kalau prinsip keterbukaan Indonesia bukan barang baru, melainkan komitmen yang sudah berjalan bertahun-tahun.

"Indonesia telah sangat terbuka selama beberapa dekade. Kami terbuka mengenai kebijakan-kebijakan kami. Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar. Kami, berdasarkan tradisi, kami nonblok. Seperti yang saya katakan, kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun. Kami menghormati semua kekuatan," tegas Presiden Prabowo di hadapan forum dunia.

Dari sisi ekonomi, Indonesia memilih jalan independen dan menawarkan kemitraan perdagangan yang adil (fair trade). Presiden Prabowo memastikan bahwa keterbukaan Indonesia tidak akan dimanfaatkan untuk berpihak pada blok tertentu demi menjatuhkan pihak lain. Semua mitra yang datang bakal mengantongi perlakuan yang setara dan adil.

"Kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain. Kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil. Kami akan memberikan perlakuan yang sama kepada semua orang yang datang ke Indonesia dan kami bernegosiasi. Kami tidak ingin mengancam siapa pun. Jadi, itulah posisi kami," lanjut Presiden Prabowo dikutip laman presiden.go.ri, Kamis (03/09/2026).

Putin akui Indonesia real player di arena global

Sikap independen Indonesia ini mendapat apresiasi tinggi dari Presiden Vladimir Putin. Pemimpin Rusia tersebut terang-terangan menyoroti posisi strategis Indonesia yang kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata oleh kekuatan mana pun di dunia.

Menurut Putin, Indonesia bukan sekadar negara dengan populasi Muslim terbesar, melainkan salah satu raksasa dunia yang posisinya setara dengan negara-negara besar lainnya.

"Saya ingin menarik perhatian pada fakta berikut, bahwa Indonesia bukan hanya negara terbesar dengan populasi Muslim terbesar, tetapi juga salah satu negara terbesar di dunia. Apa pun jenis kebijakan yang sedang dijalankan di bagian dunia mana pun, Anda harus memperhitungkan hal ini juga," puji Putin.

Pertemuan kedua pemimpin di Vladivostok ini makin mengukuhkan posisi Indonesia di era dunia multipolar. Dibanding terjebak dalam pusaran rivalitas antar-negara superpower, Indonesia memilih berdiri tegak di atas kepentingan nasional: merdeka menentukan arah, merangkul semua sahabat, dan membangun kerja sama yang saling menguntungkan. (RaM/aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo spill langsung posisi diplomasi Indonesia di Rusia: fix nonblok, gak masuk aliansi militer mana pun, dan siap bisnis bareng siapa saja secara adil! Prinsip ini direspons positif sama Putin yang menyebut Indonesia sebagai kekuatan raksasa dunia yang gak bisa disepelekan lagi. Classy move: netral, gak cari musuh, tapi tetap diperhitungkan di kancah global!

Presiden Prabowo Subianto vladimir putin Rusia Non-blok

Infografis

Terkini