Qatar & Iran Rundingkan Koridor Pelayaran Selat Hormuz, Ada Apa?
astakom.com, Jakarta – Pertemuan penting baru aja berlangsung antara Menteri Luar Negeri Qatar dan Iran pada Kamis lalu. Kedua belah pihak berkumpul buat membahas pembentukan koridor pelayaran sementara di Selat Hormuz, sekaligus merencanakan proyek bersama guna membersihkan perairan strategis tersebut dari ancaman ranjau laut, sebagaimana tertulis dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Qatar.
Misi Diplomasi Teheran
Melansir dari Xinhua News pada Jumat, (28/08/2026) Perdana Menteri yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, hadir langsung di Teheran.
Ia menggelar pembicaraan sat set bersama Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, guna merumuskan kerangka kerja sementara yang diusulkan untuk kawasan selat tersebut.
Kedaulatan dan Bebas Navigasi
Pada perjumpaan diplomasi tersebut, Sheikh Mohammed secara tegas menekankan keharusan dalam menghormati kedaulatan negara-negara tetangga dan kebebasan navigasi. Ia juga meng highlight betapa krusialnya menjaga konsistensi upaya diplomatik demi menurunkan tensi dan menyelesaikan berbagai perbedaan pandangan melalui dialog yang dingin dan terbuka.
Merespon usaha tersebut, Araghchi mengungkapkan pujian tinggi atas usaha diplomatik Qatar yang berkelanjutan dan memiliki goals buat meredakan ketegangan serta mensupport dialog merujuk pada keterangan dalam rilis resmi tersebut.
Sinyal Negosiasi Iran - Oman
Kedatangan Perdana Menteri Qatar ke Teheran ini berlangsung di tengah negosiasi Iran dan Oman yang masih terus bergulir mengenai Selat Hormuz.
Korps Garda Revolusi Islam Iran sempat mengabarkan pada hari Rabu lalu kalau Iran dan Oman sudah mengantongi kesepakatan terkait pembagian hak wilayah perairan dan pendapatan dari selat tersebut.
Status Kesepakatan
Akan tetapi, dibalik klaim tersebut, ada sedikit plot twist. Sebuah sumber senior Iran yang dikutip media menegaskan kalau belum ada persetujuan final antara Iran dan Oman terkait selat tersebut yang tercapai sampai saat ini.
Hal ini menandakan dinamika diplomasi di jalur perairan utama dunia yang masih berjalan sangat intensif. (nAD/RaM)
Gen Z Takeaway
Jalur perdagangan laut paling vital di dunia lagi dijaga ketat lewat diplomasi sat set Qatar dan Iran! Dari pembersihan ranjau laut sampai perancangan koridor darurat, langkah pencegahan ini krusial banget buat menjaga kestabilan pasokan energi dunia—biar krisis gak meluas dan inflasi barang kebutuhan gak makin bikin dompet meronta.









