Indonesia Jadi Delegasi Pertama yang Beri Penghormatan Terakhir di Makam Ali Khamenei!
astakom.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono baru saja membagikan momen yang sangat bersejarah. Ia mengklaim kalau delegasi Indonesia sukses mencetak sejarah sebagai delegasi resmi pertama di dunia yang memberikan penghormatan langsung di makam almarhum Ayatollah Ali Khamenei. Momen penuh khidmat ini diungkapkan langsung oleh Sugiono lewat unggahan foto saat dirinya bertemu dengan Menlu Iran, Abbas Aragchi.
Sugiono bertemu Aragchi di Mashhad, Iran, pada Jumat silam (10/7/2026). Di tengah suasana duka, Menlu Sugiono bersama delegasi Indonesia hadir untuk mengikuti seluruh rangkaian acara pemakaman sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang sang pemimpin tertinggi Iran.
"Pertemuan tersebut dilakukan bersamaan dengan kehadiran saya dan Ketua MPR RI beserta delegasi ulama Indonesia pada rangkaian acara pemakaman dan penghormatan terakhir kepada Y.M. Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran," demikian tulisan Sugiono pada postingannya dikutip oleh astakom.com pada Minggu, (12/07/2026).
Momen bersejarah di Mashhad
Tak hanya itu, ia juga menambahkan sebuah catatan sejarah penting.
"Delegasi Indonesia menjadi delegasi resmi pertama yang melakukan penghormatan di makam almarhum di Imam Reza Shrine, Mashhad," lanjut Sugiono.
Dalam pertemuan empat mata dengan Aragchi, Menlu Sugiono menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus mempererat hubungan diplomatik dengan Iran. Kerja sama konkret di berbagai sektor prioritas bakal makin digenjot ke depannya demi keuntungan kedua belah pihak.
Komitmen bilateral RI-Iran
Selain membahas hubungan kedua negara, mereka juga bertukar pikiran mengenai tensi geopolitik dunia saat ini.
"Kami juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global, serta menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan hukum internasional," tutur Sugiono.
Gak cuma bertemu Menlu Iran, delegasi RI yang dipimpin oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga melakukan pertemuan penting dengan Ketua Majelis Republik Islam Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Momen real-life diplomasi yang sangat terhormat ini diabadikan di media sosial pribadi Muzani.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam dari seluruh rakyat dan pemerintah Indonesia atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Selain menyampaikan belasungkawa, kunjungan ini mempertegas komitmen hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin sejak tahun 1950," tutur Muzani.
Tiga fokus diplomasi RI
Dalam diskusinya bersama Ghalibaf, Muzani membeberkan tiga poin utama yang menjadi fokus penting perjuangan delegasi Indonesia, yaitu:
1. Indonesia dan Iran adalah dua negara yang cinta perdamaian. Kami percaya bahwa diplomasi adalah satu-satunya cara yang efektif untuk menciptakan kesepakatan perdamaian antara Iran dengan Amerika Serikat.
2. Bangsa Indonesia berkomitmen untuk bersinergi dengan negara manapun untuk mendorong penyelesaian konflik serta mewujudkan perdamaian dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution).
3. Indonesia dan Iran sepakat untuk memperkuat kerja sama parlemen serta meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi, energi, pendidikan, dan pariwisata.
Takziah dan doa penutup
Menutup agenda resminya, seluruh rombongan delegasi langsung bergerak menuju tempat peristirahatan terakhir Ayatullah Ali Khamenei untuk bertakziah sekaligus mendoakan yang terbaik bagi kelancaran sisa perjalanan diplomatik ini.
"Setelah rangkaian pertemuan bilateral ini selesai, delegasi Indonesia akan bertakziah ke makam mediang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatulloh Ali Khamenei. Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar perjalanan kami berjalan lancar dan selamat sampai kembali ke Tanah Air," ucap Muzani pada kalimat penutup postingannya. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Indonesia baru aja bikin gebrakan sejarah di ranah diplomasi global! Delegasi RI resmi jadi yang pertama di dunia yang memberikan penghormatan langsung di makam mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Gak cuma sekadar takziah, momen emosional di Mashhad ini juga dimanfaatkan Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani buat ngegas kerja sama bilateral, bahas tensi geopolitik, sampai komitmen bareng demi kemerdekaan Palestina lewat two-state solution. International relations at its finest!









