Sekolah Rakyat Kulon Progo Siap Operasional Pertengahan Juli Ini

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 2 Juli 2026 | 17:10 WIB
Sekolah Rakyat Kulon Progo Siap Operasional Pertengahan Juli Ini
Wamensos Agus Jabo Priyono meninjau langsung proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). [Kemensos]

astakom.com, Jakarta — Proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kini tengah memasuki tahap akhir. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono yang meninjau langsung ke lokasi memastikan bahwa proyek infrastruktur pendidikan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada pertengahan Juli mendatang.

Berdasarkan hasil evaluasi dan peninjauan di lapangan, perkembangan fisik bangunan saat ini telah menyentuh angka 91 persen. Sejumlah fasilitas inti, seperti ruang kelas untuk jenjang sekolah dasar (SD), bahkan sudah dilengkapi dengan sarana penunjang berupa meja dan kursi belajar yang tertata rapi.

Gedung baru ini diproyeksikan mampu menampung sebanyak 314 murid dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Seluruh siswa baru dijadwalkan akan langsung memanfaatkan fasilitas ini untuk memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026.

"Jadi pada hari ini kita mengecek kesiapan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kulon Progo. Pembangunan gedungnya, insyaallah, pertengahan Juli beres. Sekarang progresnya sudah 91 persen," ujar Agus Jabo di sela-sela peninjauannya, Rabu (01/07/2026), dikutip dari laman Kemensos.

Sterilisasi lahan dan keamanan siswa jadi prioritas

Selain berfokus pada kesiapan fisik bangunan, Wamensos menekankan pentingnya aspek kebersihan dan keamanan di area sekitar sekolah sebelum para siswa datang. Ia menginstruksikan agar seluruh alat berat sudah dievakuasi dari kawasan sekolah sebelum tahun ajaran baru bergulir agar tidak mengganggu jalannya kegiatan pengenalan sekolah.

"Di samping menyiapkan kelas dan fasilitas lain, pembersihan sudah mulai dilakukan. Jadi nanti begitu siswa masuk, itu alat berat sudah tidak ada. Lokasinya juga sudah bersih, sehingga tidak mengganggu proses MPLS karena dimulai tanggal 14 Juli," tegas Agus Jabo.

Fasilitas lengkap di atas lahan 7,1 hektare

Demi mengejar target operasional yang ketat, proyek pembangunan ini terus dikebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebanyak 1.134 pekerja dikerahkan setiap harinya guna memastikan seluruh pengerjaan selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang ditentukan.

Kompleks permanen Sekolah Rakyat Kulon Progo ini berdiri di atas lahan yang cukup luas, yakni mencapai 7,1 hektare, berlokasi di Kelurahan Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo.

Untuk menunjang kenyamanan dan kualitas kegiatan belajar mengajar, sekolah ini didesain secara modern dengan fasilitas yang sangat mumpuni. Di dalam kawasan ini nantinya tidak hanya tersedia ruang kelas dan perpustakaan, melainkan juga dilengkapi dengan gedung asrama, rumah ibadah, lapangan basket, lapangan upacara, hingga fasilitas rumah susun (rusun) khusus yang diperuntukkan bagi para guru serta tenaga kependidikan (tendik). (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Fasilitas pendidikan otw naik kelas! Gedung permanen Sekolah Rakyat di Gulurejo, Lendah, Kulon Progo, progres bangunannya udah mantap menyentuh 91% dan ditargetkan kelar pertengahan Juli ini. Pas ditinjau sama Wamensos Agus Jabo Priyono, ruang kelasnya udah rapi dipasang meja-kursi. Biar 314 anak SD-SMA bisa MPLS dengan nyaman per 14 Juli nanti, area proyek seluas 7,1 hektare ini bakal langsung disterilkan dari alat berat. Sekolah ini juga paket lengkap banget karena punya asrama, fasilitas olahraga, sampai rusun buat para guru yang dikebut sama ribuan pekerja dari Kementerian PU! 

Kementerian Sosial sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo Kekolah Rakyat Kulon Progo

Infografis

Terkini