Sah! Pemerintah-DPR Sepakati Rancangan Awal RAPBN 2027: Ekonomi Ditarget Tumbuh Sampai 6,5%, Kurs Rupiah Segini...

Editor: Anri Syaiful
Kamis, 2 Juli 2026 | 15:01 WIB
Sah! Pemerintah-DPR Sepakati Rancangan Awal RAPBN 2027: Ekonomi Ditarget Tumbuh Sampai 6,5%, Kurs Rupiah Segini...
Wakil Ketua Banggar DPR Wihadi Wijanto menyampaikan Laporan Hasil Pembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN 2027 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027 kepada Ketua DPR Puan Maharani, Kamis (02/07/2026). [Dok. TVR Parlemen]

astakom.com, Jakarta – Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 resmi ketok palu kesepakatan hasil pembahasan awal buat RAPBN 2027. Kesepakatan ini lahir setelah melalui diskusi panjang antara pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR.

"Ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan APBN 2027," kata Ketua DPR Puan Maharani selaku pimpinan Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (02/07/2026), dikutip astakom.com.

Main character dari kesepakatan ini nantinya bakal dipakai pemerintah sebagai acuan dasar buat bikin usulan awal Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN beserta Nota Keuangannya pada 16 Agustus 2026 nanti. Biar makin legit, RUU APBN 2027 ini bakal dibahas lebih mendalam lagi bareng Komisi XI DPR sebelum akhirnya resmi disahkan jadi Undang-Undang pada akhir Oktober 2026.

Penasaran apa aja isinya? Yuk, kita spill detail breakdown asumsi makro, target pembangunan, sampai postur fiskalnya!

Asumsi makro: intip target pertumbuhan ekonomi dan kurs rupiah

Pemerintah dan DPR sudah menyepakati beberapa poin penting yang bakal jadi kompas ekonomi kita di tahun 2027. Ini dia daftarnya:

  1. Pertumbuhan Ekonomi: 5,8%-6,5%
  2. Laju Inflasi: 1,5%-3,5%
  3. Nilai Tukar Rupiah: Rp16.800-Rp17.500/USD
  4. Tingkat Suku Bunga SBN 10 Tahun: 6,5%-7,3%
  5. Harga Minyak Mentah Indonesia: US$70-US$95/Barel
  6. Lifting Minyak Bumi: 605-620 ribu barel per hari
  7. Lifting Gas Bumi: 951-990 ribu barel setara minyak

Target pembangunan: misi kemiskinan 4kstrem 0% yang real no cap

Bukan cuma fokus ke angka ekonomi di atas kertas, target kesejahteraan masyarakat juga jadi concern utama. Berikut indikator kesejahteraan sosial yang dibidik:

  1. Tingkat Kemiskinan: 6,0%-6,5%
  2. Tingkat Kemiskinan Ekstrem: 0% (Goals banget!)
  3. Rasio Gini: 0,362-0,367
  4. Tingkat Pengangguran Terbuka: 4,3%-4,87%
  5. Indeks Modal Manusia: 0,575
  6. Indeks Kesejahteraan Petani: 0,8038
  7. Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal: 40,81%
  8. GNI per Kapita: US$5.800-US$5.840
  9. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup: 76,84

Postur makro Ffskal: skema dompet negara di tahun 2027

Nah, biar semua target di atas bisa flexing dengan lancar, pengelolaan keuangan negara diatur dalam postur makro fiskal dengan rincian berikut:

1. Pendapatan Negara: 12,01%-12,40% dari PDB- Perpajakan: 10,16%-10,50% PDB- PNBP: 1,85%-1,89% PDB- Hibah: 0,002%-0,003% PDB

2. Belanja Negara: 13,81%-14,80% dari PDB- Belanja Pemerintah Pusat: 11,26%-12,01% PDB- Transfer ke Daerah: 2,55%-2,79% PDB

3. Keseimbangan Primer: Surplus 0,45% PDB sampai dengan defisit 0,14% PDB

4. Defisit Anggaran: 1,8%-2,4% PDB

5. Pembiayaan Investasi: Minus 0,50%-0,90% PDB

6. Jumlah Pinjaman terhadap PDB: 40,31%-40,64% PDB

Dengan vibes rancangan yang sudah disepakati ini, harapannya roda ekonomi Indonesia di tahun 2027 bisa tetap stabil dan makin maju! (aNs)

Gen Z Takeaway

Rapat Paripurna DPR baru aja resmi ketok palu buat nyepakati rancangan awal RAPBN 2027 yang vibes-nya ambis banget, di mana target pertumbuhan ekonomi di-flexing sampai 5,8%-6,5% dengan kurs Rupiah di kisaran Rp16.800-Rp17.500/USD. Bukan cuma fokus ke angka makro, skema dompet negara ini juga concern parah sama kesejahteraan rakyat lewat target kemiskinan ekstrem 0% yang real no cap serta defisit anggaran yang dijaga tetap safe di angka 1,8%-2,4% PDB biar roda ekonomi kita makin menyala dan stabil pas resmi disahkan akhir Oktober nanti. 

Asumsi Makro RAPBN 2027 Rapat Paripurna DPR Postur Makro Fiskal 2027 Pertumbuhan Ekonomi RAPBN 2027

Infografis

Terkini