Presiden Prabowo Sambut Langsung Presiden Belarus di Istana Merdeka
astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto sukses mencuri perhatian publik saat menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus, Alexandr Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (02/07/2026).
Terpantau lewat siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, suasana formal langsung terasa sangat megah sekaligus estetik saat iring-iringan kendaraan Presiden Lukashenko memasuki halaman Istana sekitar pukul 11.23 WIB.
Tidak main-main, pengawalan super ketat yang terdiri dari 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sukses bikin momen kedatangan ini terlihat sangat keren dan berwibawa.
Penyambutan kali ini juga terasa sangat lokal namun tetap berkelas global berkat penampilan tari Enggang khas Kalimantan Timur yang menyambut Presiden Lukashenko sesaat setelah turun dari mobilnya.
Presiden Prabowo langsung yang menyambut
Presiden Prabowo yang tampak sangat ramah langsung memberikan sambutan hangat yang dilanjutkan dengan momen jabat tangan ikonik serta saling bertukar salam hangat di antara kedua pemimpin dunia tersebut.
Setelah atmosfer kekeluargaan terbangun, lagu kebangsaan kedua negara pun dikumandangkan secara khidmat sebelum kedua kepala negara melakukan inspeksi bersama terhadap pasukan kehormatan yang bertugas.
Presiden Prabowo perkenalkan jajaran menteri
Tak ingin melewatkan momen penting ini, Presiden Prabowo langsung memperkenalkan jajaran menteri andalannya dari Kabinet Merah Putih.
Mulai dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani ikut berbaris menyambut.
Tak ketinggalan, hadir pula Mentan Andi Amran Sulaiman, Menbud Fadli Zon, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dilanjutkan dengan pertemuan empat mata
Setelah sesi perkenalan formal selesai, kedua pemimpin negara tersebut langsung bergeser untuk melangsungkan pertemuan empat mata di ruang kerja Presiden Prabowo demi membahas agenda yang sangat krusial.
Agenda utama dari historical visit ini adalah peluncuran "Road Map for Bilateral Cooperation 2026–2030" yang dirancang sebagai kerangka utama untuk memperkuat kolaborasi yang saling menguntungkan.
Peta jalan ini diproyeksikan bakal menjadi acuan utama atau panduan strategis dalam memperkuat kerja sama di berbagai sektor penting, seperti ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, hingga ilmu pengetahuan dan teknologi.
Langkah diplomasi strategis
Langkah diplomasi ini dinilai sangat strategis mengingat Belarus merupakan salah satu negara kunci di Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) sekaligus mitra penting bagi Indonesia di kawasan tersebut.
Apalagi, Indonesia dan EAEU sendiri sudah resmi menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Indonesia–EAEU Free Trade Agreement) pada Desember 2025 lalu. Kolaborasi terbaru ini diprediksi bakal membuat hubungan ekonomi kedua wilayah semakin erat dan menghasilkan keuntungan besar bagi kedua belah pihak di masa depan. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia bukan sekadar seremoni, tapi langkah strategis memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, pangan, budaya, dan iptek. Intinya, diplomasi yang aktif bisa membuka lebih banyak peluang sekaligus memperkuat posisi Indonesia di level global.








