BMKG: Potensi Hujan di Jabodetabek Menurun, Seluruh Peringatan Dini Nihil pada Dua Tanggal!
astakom.com. Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek periode 14–18 Juni 2026. Berdasarkan pembaruan tersebut, potensi hujan yang sebelumnya masih terdeteksi di sejumlah wilayah diperkirakan berangsur menurun hingga seluruh kategori peringatan dini tercatat nihil pada 16 dan 18 Juni.
Melansir dari keterangan tertulis yang diunggah akun Instagram resmi BMKG, @infobmkg pada Minggu, (14/06/2026), wilayah Jabodetabek masih berpotensi mengalami hujan kategori waspada pada 15 Juni 2026. Namun cakupan wilayah yang masuk dalam pemantauan terus berkurang pada hari-hari berikutnya. Hingga 18 Juni 2026, BMKG tidak mencatat adanya wilayah yang masuk kategori Waspada, Siaga, maupun Awas.
Tren tersebut menunjukkan kondisi cuaca di Jabodetabek cenderung lebih stabil dibanding beberapa pekan terakhir yang masih diwarnai hujan dengan intensitas bervariasi. Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca terkini karena dinamika atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
Wilayah Jabodetabek masih berstatus waspada pada 15 juni
Melansir dari unggahan resmi BMKG, status Waspada hujan sedang hingga lebat pada 15 Juni 2026 berlaku untuk Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Sementara itu, BMKG tidak mencantumkan wilayah Jabodetabek yang masuk kategori Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) maupun Awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem). Peringatan dini angin kencang juga tercatat nihil.
Cakupan peringatan dini menyusut pada 16–17 juni
Pada 16 Juni 2026, seluruh kategori peringatan dini cuaca di Jabodetabek tercatat nihil. Tidak ada wilayah yang masuk kategori Waspada, Siaga, Awas, maupun peringatan dini angin kencang.
Sementara pada 17 Juni, BMKG hanya mencantumkan Kabupaten Bogor dalam kategori Waspada hujan sedang hingga lebat. Adapun kategori Siaga, Awas, dan peringatan dini angin kencang tetap nihil.
Kondisi ini menunjukkan potensi cuaca signifikan di kawasan Jabodetabek semakin berkurang dibanding hari-hari sebelumnya.
BMKG catat seluruh kategori nihil pada 18 juni
Tak hanya pada tanggal 16 aja lho yang nihin, tetapi pada 18 Juni 2026 juga. Berdasarkan pembaruan BMKG, seluruh kategori peringatan dini cuaca di wilayah Jabodetabek tercatat nihil.
Artinya, tidak ada wilayah yang masuk kategori Waspada, Siaga, maupun Awas. BMKG juga tidak menerbitkan peringatan dini angin kencang untuk kawasan Jabodetabek pada tanggal tersebut.
Meski kondisi cuaca diperkirakan lebih kondusif, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca melalui kanal resmi guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi atmosfer yang dapat memengaruhi cuaca harian. (deA/aNs)









