Danantara Perdana Join Rapat KSSK, Menkeu: Biar Kebijakan Kita Lebih Tepat Sasaran

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 29 Juli 2026 | 21:30 WIB
Danantara Perdana Join Rapat KSSK, Menkeu: Biar Kebijakan Kita Lebih Tepat Sasaran
Danantara Perdana Join Rapat KSSK, Menkeu: Biar Kebijakan Kita Lebih Tepat Sasaran (astakom/alfian)

astakom.com, Jakarta - Danantara Indonesia ikutan bergabung dalam Rapat Koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk pertama kalinya, setelah dapat arahan dari Presiden Prabowo baru-baru ini. Kehadiran Danantara di forum ini sengaja buat ngasih perspektif riil dari dunia usaha.

Jadi, para regulator moneter dan fiskal bisa dapat gambaran nyata di lapangan tanpa mengubah struktur pengambilan keputusan yang sudah ada, baik di tingkat regulator moneter maupun fiskal.

Rapat KSSK yang digelar di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Selasa (28/07/2026) ini dihadiri langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, dan Chief Executive Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

Dapat insight dari POV lain

Keputusan buat ngundang pengelola bisnis skala raksasa ini diambil biar KSSK nggak cuma stuck di forum antaregulator aja, tapi juga berkesempatan dapat masukan yang real, supaya kebijakan pemerintah ke depannya makin presisi.

"Posisi Danantara pada rapat ini sebagai undangan. Kebijakan kita bisa lebih tepat sasaran ke depannya," kata Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa selepas rapat KSSK, Selasa (28/7/2026).

Danantara nggak punya hak suara memutuskan kebijakan

Meskipun ikutan sharing dan bahas situasi ekonomi nasional, Danantara dipastikan nggak punya hak suara dalam pengambilan keputusan KSSK. Waktu rapat masuk ke pembahasan kebijakan strategis yang berkaitan dengan sektor bisnis, Danantara nggak bakal ikut mengeksekusi keputusan. Danantara posisinya cuma menyimak sambil ngasih pandangan dari sisi luar alias out of the box.

Kehadiran jajaran pimpinan Danantara ini juga dipastikan nggak bakal ngubah struktur dasar maupun tata cara operasional lembaga KSSK. Purbaya menegaskan kalau wewenang penetapan kebijakan moneter dan fiskal tetap aman dan mutlak berada di tangan jajaran regulator resmi.

"Dalam keputusan, Danantara tidak akan punya hak suara. Dia memberi masukan dan melihat posisi yang terjadi," kata Purbaya.

Memperkaya informasi para regulator kebijakan

Selama ini, para regulator biasanya menganalisis kondisi ekonomi lewat pemantauan data sekunder. Cara ini dinilai punya risiko memicu miss atau pergeseran sedikit saat menerjemahkan indikator riil di lapangan.

Makanya, Purbaya beranggapan kalau masukan dari Danantara yang sehari-harinya emang berinteraksi langsung sama pelaku bisnis dianggap krusial banget buat melengkapi analisis data behind the desk milik para regulator.

Sinergi ini diharapkan bisa bikin semua kebijakan ekonomi sektor keuangan berjalan selaras demi memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

"Danantara memperkaya kita dengan informasi tambahan. Rapat berlangsung dinamis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," kata Purbaya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Danantara resmi debut di rapat KSSK buat kasih insight real dari dunia bisnis. Meski ikut diskusi, Danantara tetap nggak punya hak suara karena keputusan masih di tangan regulator. Kolaborasi ini bikin kebijakan ekonomi RI makin relate sama kondisi lapangan dan lebih tepat sasaran.

Danantara menkeu purbaya KSSK KSSK Plus

Infografis

Terkini