Gempa M7,7 Guncang Jepang! Otoritas Setempat Soroti Risiko Gempa Bumi Lebih Besar
astakom, Jakarta - Guncangan kuat yang menghantam Jepang langsung mengubah situasi menjadi siaga tinggi. Gempa yang dilap;orkan terjadi di lepas pantai timur laut ini terasa luas hingga Tokyo, menandakan besarnya energi yang dilepaskan.
Dilaporkan beberapa media luar negeri menyoroti peristiwa gempa yang melanda Jepang beberapa waktu lalu. Dalam hitungan menit, sistem peringatan aktif. Warga pesisir diminta menjauh, sementara transportasi sempat dihentikan demi keselamatan.
Pemerintah setempat lantas bergerak cepat, karena gempa ini dinilai berpotensi memicu ancaman lanjutan.
Potensi gempa besar meningkat
Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serius terkait potensi gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 8,0 atau lebih setelah gempa M7,7 mengguncang wilayah utara pada Senin (20/4/2026).
Peringatan ini disampaikan oleh Badan Meteorologi Jepang beberapa jam setelah gempa terjadi di perairan Pasifik, lepas pantai Prefektur Iwate.
“Kemungkinan terjadinya gempa bumi besar baru relatif lebih tinggi daripada pada waktu normal,” demikian pernyataan resmi otoritas yang dikutip pada Selasa, (21/4/2026)
Dilansir dari Reuters, probabilitas gempa besar (M8+) dalam sepekan meningkat menjadi sekitar 1%, dibandingkan kondisi normal yang hanya sekitar 0,1%.
Tsunami sempat picu evakuasi
Peringatan tsunami langsung dikeluarkan dengan estimasi gelombang mencapai hingga 3 meter di wilayah pesisir utara Jepang.
Namun, dilansir Reuters menyebut gelombang yang terdeteksi hanya sekitar 80 cm sebelum status diturunkan menjadi imbauan.
Sejumlah kota pesisir seperti Otsuchi dan Kamaishi sempat mengeluarkan perintah evakuasi bagi ribuan warga sebagai langkah antisipasi.
Dampak awal terkendali
Meski guncangan cukup kuat, laporan awal menunjukkan dampak masih terkendali.
“There were no immediate reports of casualties or major damage, Japan's top government spokesperson Minoru Kihara told a news conference as night fell in the capital Tokyo.” — dikutip dari Reuters pada Selasa, (21/4/2026).(“Tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa atau kerusakan besar, kata juru bicara utama pemerintah Jepang Minoru Kihara dalam konferensi pers saat malam tiba di Tokyo.”)
Sejumlah layanan transportasi seperti Shinkansen sempat dihentikan, dan beberapa ruas jalan tol ditutup sementara untuk pemeriksaan.
Imbauan Pemerintah setempat kepada warga
“Please take anti-disaster steps, while embracing the idea that one must protect one's own life,” the official said. — Reuters(“Harap lakukan langkah-langkah mitigasi bencana, dengan kesadaran bahwa setiap orang harus melindungi nyawanya sendiri,” ujar pejabat tersebut.)
Pemerintah juga telah membentuk tim manajemen krisis untuk memantau situasi secara intensif.
Zona cincin api paling aktif
Secara geografis, Jepang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, salah satu wilayah paling aktif secara seismik di dunia.
Menurut laporan Reuters, negara ini menyumbang sekitar 20% dari total gempa bermagnitudo 6 atau lebih secara global.(deA/aRsp)













