Gaspol BGN! Bentuk Tim Khusus Optimalkan Penyaluran MBG agar Tepat Sasaran

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Senin, 20 April 2026 | 21:01 WIB
Gaspol BGN! Bentuk Tim Khusus Optimalkan Penyaluran MBG agar Tepat Sasaran
BGN Bentuk Tim Khusus untuk Optimalkan Penyaluran MBG agar Tepat Sasaran (astakom/str-Budi Yanto)

astakom.com, JakartaBadan Gizi Nasional (BGN) membentuk tim khusus untuk mengoptimalkan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran.

Hal ini tentunya sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni difokuskan kepada penerima manfaat yang membutuhkan perbaikan gizi.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan pembentukan tim tersebut dilatarbelakangi kunjungan inspeksi mendadak dan investigasinya ke beberapa sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan perbaikan kualitas Program MBG.

“Saya seizin Kepala BGN, Pak Dadan Hindayana, kemudian membentuk tim optimalisasi untuk penyaluran MBG agar tepat sasaran, yang terdiri atas tim investigasi di bawah saya, kedeputian promosi dan kerja sama, serta kedeputian pemantauan dan pengawasan (tauwas),” ujar Nanik dikutip dari Instagram pribadi @nanik_deyang, dikutip di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Sekolah swasta mahal tak dapat MBG

Selain itu, Nanik mengatakan kepada sekolah-sekolah swasta mahal akan diberitahu bahwa tidak akan diberikan MBG.

Sementara itu, untuk sekolah negeri yang berada di kawasan elit karena sifatnya heterogen, akan diberikan kuesioner yang menyatakan siapa yang mau MBG dan siapa yang tidak.

"Dengan demikian, MBG akan diberikan kepada sekolah-sekolah yang siswanya memang mau menerima dan membutuhkan,” ungkap Nanik

“Melalui penyisiran penerima manfaat ini, BGN bisa menggunakan anggaran dengan efisien, sekaligus menghindari pemborosan uang negara, karena MBG menjadi sampah makanan (food waste) akibat tidak dimakan siswa," tambahnya.

Tindak lanjut masukan anggota DPR

Ia menambahkan beberapa anggota DPR juga memberi masukan agar sekolah-sekolah mahal dengan mayoritas siswa dari kalangan mampu agar tidak diberikan MBG.

"Demikian juga di sekolah negeri yang banyak siswanya dari kalangan mampu, perlu ditanya siapa yang mau MBG dan siapa yang tidak, karena rata-rata siswa sudah punya bekal yang lebih bagus atau membawa uang saku untuk jajan di kantin," tuturnya.

Gen Z Takeaway

Badan Gizi Nasional lagi merapikan distribusi program Makan Bergizi Gratis lewat tim khusus biar lebih tepat sasaran, dengan fokus ke siswa yang benar-benar butuh perbaikan gizi; sekolah swasta mahal bakal dikecualikan, sementara di sekolah negeri dilakukan penyisiran lewat kuesioner, jadi pendekatannya lebih selektif, efisien, dan menghindari pemborosan sekaligus food waste.

Badan Gizi Nasional BGN Makan Bergizi Gratis MBG Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB