Bocoran Magang Hub 2026: Jumlah Kuota Naik & Benefitnya Segede ini?
astakom.com, Jakarta - Program Magang Nasional alias Magang Hub lagi naik daun di kalangan fresh graduate. Selain jadi pintu masuk ke dunia kerja, benefit yang ditawarkan juga nggak main-main.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) sejak batch 2025 program ini memang dirancang buat kasih pengalaman kerja real sekaligus dukungan finansial dan perlindungan bagi peserta.
Dengan rencana penambahan kuota di 2026, menarik buat dibedah sebenarnya apa saja benefit yang didapat peserta dari batch sebelumnya?
Uang saku setara UMK, langsung dari pemerintah
Kalau biasanya magang identik sama “kerja gratis”, di program ini justru kebalik.
Dilansir dari laman resmi Kemnaker, peserta yang lolos program Magang Nasional akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah dan disalurkan langsung ke peserta melalui Bank Himbara.
Ini jadi salah satu pembeda utama dibanding program magang pada umumnya.
Jaminan sosial selama program berjalan
Selain uang saku, peserta juga mendapatkan perlindungan kerja.
Dilansir dari laman resmi Kemnaker, fasilitas yang diberikan mencakup:
- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
- Jaminan Kematian (JM)
Seluruh jaminan tersebut dibayarkan oleh pemerintah selama peserta mengikuti program.
Dibimbing mentor dan pengalaman kerja langsung
Program ini juga dirancang bukan sekadar formalitas.
Dilansir dari laman resmi Kemnaker, peserta akan mendapatkan mentor dari perusahaan tempat mereka magang.
“Magang Nasional bertujuan untuk mengenalkan dunia kerja, meningkatkan kompetensi terkait bidang keilmuannya, dan memberikan pengalaman kerja sehingga memiliki peluang untuk bisa bekerja,” jelas Sekjen Kemnaker, Cris Kuntadi dikutip langsung dari laman resmi Kemnaker.
Artinya, peserta benar-benar diarahkan untuk siap masuk dunia kerja, bukan sekadar magang lewat.
Durasi enam bulan dengan pengalaman industri
Program Magang Nasional batch 2025 dijalankan selama 15 Oktober 2025 – 15 April 2026 (6 bulan).
Dilansir dari laman resmi Kemnaker, tahap awal program ini diikuti oleh 20 ribu lulusan baru, dengan peluang ditambah jika antusiasme meningkat.
Kuota 2026 diusulkan naik
Dilansir dari astakom.com pada Jumat, (17/4/2026) program ini akan dilanjutkan dengan skala lebih besar.
“Kami mengusulkan program Magang 2026, jumlahnya naik menjadi 150.000 orang. Tapi, ini masih usulan dan sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden,” ungkap Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli
Program ini juga disebut sebagai bagian dari upaya merespons disrupsi lapangan kerja dan memperluas akses pengalaman kerja bagi fresh graduate.(deA/aRsp)













