ASEAN Update: RI Support Filipina Ubah Format Pertemuan Imbas Konflik Timteng

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Kamis, 9 April 2026 | 17:50 WIB
ASEAN Update: RI Support Filipina Ubah Format Pertemuan Imbas Konflik Timteng
ASEAN Update: RI Support Filipina Ubah Format Pertemuan Imbas Konflik Timteng (Astakom / Ilustrasi Bendera Filipina Freepik)

astakom.com, Jakarta – Indonesia menyatakan dukungannya terhadap keputusan Filipina, sebagai ketua ASEAN tahun ini, untuk merubah format agenda pertemuan ASEAN akibat dampak konflik di Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela memastikan kalau pemerintah Filipina, yang menjadi tuan rumah KTT ASEAN, telah menyesuaikan pelaksanaan agenda ASEAN, termasuk dengan mengubah format beberapa acara pertemuan menjadi pertemuan daring.

Solidarity Mode: RI Full Support Langkah Filipina di ASEAN

"Indonesia, sebagai negara anggota, tentu akan ikut menyesuaikan dengan yang telah ditentukan oleh pemegang keketuaan di tahun berjalan,” kata Nabyl merespons pertanyaan ANTARA saat ditemui usai taklimat media di Jakarta, Rabu lalu, dikutip oleh astakom pada Kamis, (9/4/2026).

Ia juga menjamin kalau tindakan yang diambil oleh pemerintah Filipina tersebut dilaksanakan setelah berdiskusi dengan semua negara anggota ASEAN.

Cebu Summit 2026: Dari Tatap Muka ke Versi Hybrid & Online

Menurut laporan dari kantor berita Filipina PNA, Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyampaikan kalau KTT ke-48 ASEAN di Cebu akan tetap berlangsung pada 8-9 Mei 2026, namun dengan penyederhanaan yang signifikan dalam penyelenggaraannya karena konflik di Timur Tengah.

Marcos mengungkapkan kalau keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan para pemimpin di Asia Tenggara setelah mempertimbangkan penundaan KTT ASEAN.

Focus Shift: Energi, Pangan, dan Nasib Tenaga Kerja Migran

Menurutnya, KTT ke-48 ASEAN tersebut akan diadakan dengan "sangat sederhana" dengan penekanan pada tiga aspek utama, yaitu energi, makanan, dan tenaga kerja migran.

Presiden Filipina menyatakan kalau KTT ASEAN yang bakal datang sangat penting buat membantu pemimpin ASEAN menentukan langkah-langkah ke depan, cara ASEAN dapat saling membantu, serta sikap yang harus diambil ASEAN terhadap dinamika yang ada.

Tentative Plan: Nasib KTT ke-49 di Kota Pasay

Sementara itu, KTT ke-49 ASEAN yang direncanakan di Kota Pasay pada 10-12 November 2026 "secara tentatif" tetap akan dilanjutkan, mengingat agenda penting itu akan dihadiri oleh pemimpin dunia, kata Marcos.

Selain itu, pemerintah Filipina juga telah memutuskan bahwa serangkaian pertemuan persiapan untuk KTT ke-48 dan ke-49 ASEAN akan dilakukan secara daring, dengan Departemen Luar Negeri diminta untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan. (nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

​Long story short, diplomasi ASEAN lagi masuk mode adaptasi karena konflik di Timur Tengah ternyata pengaruhnya sampai ke jadwal meeting para pemimpin kita. Filipina sebagai tuan rumah nggak mau ambil risiko dan mutusin buat bikin KTT di Cebu jadi lebih simpel dan banyak sesi online-nya, dan Indonesia setuju-setuju aja asal tujuannya jelas. Fokusnya sekarang bukan lagi di acara seremonial yang mewah, tapi lebih ke gimana caranya kita saling jaga soal urusan perut (pangan), bensin (energi), dan nasib warga kita yang kerja di luar negeri. Flexibility is key banget sih di situasi dunia yang lagi nggak menentu kayak sekarang. 

ASEAN Asean update Filipina Diplomasi Indonesia Filipina.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB