Israel Hancurkan Kamera Keamanan UNIFIL di Lebanon!
astakom.com, Jakarta – Israel memusnahkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas UNIFIL di Lebanon selatan. Pasukan Sementara PBB di Lebanon mengungkapkan kekhawatiran mendalam mengenai aksi aksi militer Israel dan menetapkan untuk melakukan protes secar resmi.
Dicopot paksa kamera pemantau markas NaqouraMelansir dari Anadolu Ajansi pada Minggu, (5/04/2026) Israel merobohkan semua kamera keamanan yang mengarah ke markas UNIFIL pada hari Sabtu, di mana tentara Israel telah merusak semua kamera keamanan yang menghadap ke markas besar pasukan penjaga perdamaian PBB di Naqoura, Lebanon selatan. Juru Bicara UNIFIL, Kandice Ardiel menyatakan bahwa tentara Israel telah merobohkan semua kamera sejak Jumat yang menjamin keselamatan serta keamanan pasukan penjaga perdamaian militer dan sipil yang berada di markas UNIFIL di Naqoura.
UNIFIL Protes Keras "Sejak Jumat, tentara Israel telah menghancurkan semua kamera yang membantu memastikan keselamatan dan keamanan personel di markas UNIFIL Naqoura," ucap Ardiel pada pernyataan resminya, dikutip oleh astakom pada Minggu, (5/4/2026). UNIFIL menyatakan keprihatinan mendalam terhadap tindakan pasukan Israel dan memutuskan untuk secara resmi mengajukan protes. Dia mengingatkan militer Israel mengenai tanggung jawab mereka untuk menjaga keselamatan dan keamanan staf PBB serta menghormati kekebalan hukum dalam konteks PBB.
3 Penjaga perdamaian luka seriusDalam keterangan terpisah, Ardiel mengonfirmasi kalau tiga anggota pasukan penjaga perdamaian PBB terluka, dengan dua di antaranya mengalami cedera serius, akibat sebuah ledakan yang terjadi pada hari Jumat di lokasi PBB di Lebanon selatan. "Dua di antaranya mengalami luka serius akibat ledakan pada Jumat kemarin," sambung Ardiel. UNIFIL sudah beroperasi di Lebanon selatan sejak 1978 dan diperluas berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701 setelah konflik tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah.
Ribuan warga jadi korban Sejak serangan lintas perbatasan oleh Hizbullah pada (2/3/2026), Israel telah melancarkan serangan udara dan darat di Lebanon selatan, meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada November 2024. Instansi resmi Lebanon mengungkapkan kalau setidaknya 1.422 orang telah meninggal dan 4.294 terluka akibat serangan Israel sejak saat itu.(nAD/aRsp)
Gen Z Takeaway
POV: Situasi di Lebanon selatan lagi red flag parah! Israel baru aja ketahuan hancurin semua kamera keamanan (CCTV) yang ngadep ke markas pusat UNIFIL di Naqoura. Ini bener-bener problematic karena kamera itu fungsinya vital buat jaga keamanan personel PBB di sana. Pihak UNIFIL langsung mode protes keras karena tindakan ini dianggap melanggar kekebalan hukum internasional. Apalagi, barengan sama kejadian ini, ada 3 penjaga perdamaian yang terluka parah kena ledakan. Dengan ribuan korban jiwa yang terus nambah, dunia lagi nunggu banget akuntabilitas dari aksi "gelap-gelapan" tanpa kamera ini. Stay safe buat semua tim medis dan penjaga perdamaian di sana!













