Spill! Harmoni dan Keseruan KBRI Vatikan Berdendang Lagu 'Selamat Lebaran'
astakom.com, Jakarta - Suasana hangat dan penuh makna datang dari Vatikan saat KBRI untuk Takhta Suci menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H dengan cara yang tak biasa. Bukan sekadar pesan formal kali ini dibungkus dalam kebersamaan lintas iman yang terasa “terlalu damai” untuk ukuran dunia yang sering ribut.
Lewat sebuah video, Duta Besar dan staf KBRI tampak kompak bersama para romo dan suster menyanyikan lagu legendaris “Selamat Lebaran”.
Ya, tempat yang identik dengan tradisi Katolik itu mendadak jadi panggung Lebaran kontras yang justru terasa pas.Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol harmoni yang memperlihatkan bagaimana nilai toleransi Indonesia bisa “jalan-jalan” hingga ke pusat Gereja Katolik dunia.
Lagu lama, rasa tetap baru
Lagu “Selamat Lebaran” yang dibawakan dalam video tersebut merupakan karya maestro musik Indonesia, Ismail Marzuki.
Diciptakan pada era 1950-an, lagu ini sudah menemani perayaan Idulfitri sejak masa awal kemerdekaan. Menariknya, meski usianya tak lagi muda, lagu ini justru terus “awet hits” seolah membuktikan bahwa yang klasik memang tidak pernah benar-benar pergi.
Popularitasnya bahkan bertahan lintas generasi, dari radio jadul hingga playlist digital masa kini.
Ucapan langsung dari Dubes RI
Duta Besar Indonesia untuk Vatikan, Michael Trias Kuncahyono, turut menyampaikan pesan Idulfitri secara langsung.
“Kami seluruh keluarga besar KBRI Takhta Suci dan para romo dan para suster yang ada di Italia mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya dikutip dari media pada Minggu (22/3/2026).
Ucapan ini terasa makin kuat karena datang dari lingkungan yang berbeda keyakinan, namun tetap menghadirkan rasa kebersamaan.
Bhineka tunggal ika, bukan sekadar slogan
Kalau biasanya toleransi cuma jadi bahan pidato, momen ini justru menampilkannya dalam versi nyata.
Kehadiran romo dan suster yang ikut bernyanyi bersama staf KBRI menjadi gambaran sederhana tapi kuat tentang bagaimana perbedaan bisa berjalan berdampingan tanpa harus diperdebatkan.
Dari Vatikan, pesan itu seperti 'dikirim ulang' ke Indonesia bahwa keberagaman bukan hal yang perlu dikhawatirkan, melainkan dirayakan.
Viral, tapi bukan sekadar ramai
Video ini beredar luas di media sosial dan mendapat respons positif dari publik.
Dilansir dari Instagram dengan username @gerejakatolikindonesiaa, KBRI Vatikan menghadirkan video kebersamaan Duta Besar dan staf bersama romo dan suster dengan membawakan lagu “Selamat Lebaran”.
Alih-alih jadi sekadar konten musiman, video ini justru terasa seperti pengingat halus bahwa harmoni itu mungkin, bahkan di tempat yang paling tidak terduga.













