Kemenkes Tekankan Lebaran Ramah Lansia, RS Tetap Siaga 24 Jam Saat Libur 2026
astakom.com, Jakarta - Momentum Lebaran 2026 diingatkan tidak hanya soal kemeriahan, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menegaskan pentingnya menghadirkan Lebaran yang aman, nyaman, dan inklusif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Di sisi lain, pemerintah memastikan layanan kesehatan tetap siaga penuh, termasuk operasional rumah sakit untuk menangani kondisi darurat selama periode libur Hari Raya.
Lebaran harus ramah lansia
Kemenkes menyoroti bahwa euforia Lebaran dengan aktivitas tinggi, kunjungan keluarga, hingga perubahan pola makan berisiko berdampak pada kesehatan lansia.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak hanya fokus pada kemeriahan, tetapi juga memastikan lansia tetap nyaman secara fisik maupun emosional selama perayaan.
RS tetap beroperasi untuk kondisi darurat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa layanan kesehatan tetap berjalan selama libur panjang.
“Seluruh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, ada hampir 40 rumah sakit, selama liburan panjang ini sesuai arahan Bapak Presiden akan tetap beroperasi untuk semua tindakan emergensi,” tandas Budi dikutip dari laman resmi Kemenpar pada Jumat, (20/3/2026).
Ia menjelaskan, layanan penting seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), CT Scan untuk kasus stroke, hingga operasi akibat kecelakaan akan tetap tersedia selama 24 jam.
Ribuan fasilitas disiagakan di seluruh Indonesia
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya:
- 3.292 rumah sakit
- 10.300 puskesmas
- 119.372 Public Safety Center (PSC)
- Sekitar 2.700 pos pelayanan kesehatan di 31 provinsi
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan selama arus mudik dan libur Lebaran.
Pemerintah ajak masyarakat awasi layanan
Menteri PANRB Rini Widyantini juga mendorong masyarakat ikut mengawasi kualitas layanan kesehatan selama libur.
“Kesehatan adalah layanan esensial yang harus ada setiap saat. Kami menyediakan portal www.lapor.go.id melalui SP4N-LAPOR! serta Survei Kepuasan Masyarakat (SKM),” tegas Rini.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat penting untuk memastikan layanan tetap optimal di seluruh fasilitas kesehatan.











