astakom.com, Palembang– Arus mudik pada jalur lalu lintas di Jalan Raya Jambi–Palembang dilaporkan mengalami kemacetan panjang pada Senin sore (16/3/2026). Pantauan langsung reporter astakom.com yang melintas di lokasi terlihat antrean kendaraan yang di dominasi pemudik tampak mengular jauh sebelum memasuki wilayah Jambi.
Hingga pukul 16.20 WIB, kendaraan yang melintas di jalur ini masih bergerak sangat lambat. Bahkan di beberapa titik arus kendaraan sempat tidak bergerak sama sekali sebelum akhirnya kembali berjalan perlahan.
Reporter astakom.com yang berada di lokasi juga ikut terjebak dalam antrean kendaraan. Deretan mobil pribadi, bus antarkota, hingga truk pengangkut logistik terlihat memenuhi badan jalan dan bergerak sedikit demi sedikit.
Arus kendaraan menuju Padang ikut tersendat
Berdasarkan pantauan di lapangan, akibat antiran panjang kendaran di jalur nasional perbatasan Palembang-Jambi tadi, arus kendaraan yang menuju ke arah Padang Sumbar juga terlihat terdampak kemacetan parah.
Sementara itu, kendaraan dari arah berlawanan menuju Lampung dan pulau Jawa, Banten-Jakarta masih relatif lebih lancar meskipun tetap terjadi kepadatan.
Saat ini posisi reporter astakom.com masih berada di ruas Jalan Raya Jambi–Palembang dan belum memasuki wilayah Jambi. Antrean kendaraan bahkan diperkirakan masih berjarak beberapa jam perjalanan menuju kawasan berikutnya karena padatnya lalu lintas di jalur tersebut.
Penyebab kemacetan: Kecelakaan di Bayung Lencir?
Informasi yang dihimpun dari warga dan pedagang di sekitar lokasi menyebutkan bahwa kemacetan panjang ini diduga berkaitan dengan insiden kecelakaan yang terjadi pada Minggu malam (15/3/2026) di wilayah Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Sumatera Selatan.
Menurut keterangan para pedagang yang ditemui reporter astakom.com, kecelakaan tersebut melibatkan sebuah kendaraan angkutan yang membawa muatan besi.
Salah satu pedagang di sekitar jalur tersebut mengatakan kendaraan tersebut mengalami kerusakan serius pada bagian roda.
“Katanya semalam ada mobil angkutan besi patah as, terus mobilnya sampai terguling di dekat sana,” ujar seorang pedagang yang ditemui di lokasi.
Diduga kerusakan pada bagian as roda kendaraan membuat kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling di badan jalan. Kejadian tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama sempat terganggu.
Jalur vital yang rawan kepadatan
Jalan Raya Jambi–Palembang merupakan bagian dari jalur utama transportasi darat di Pulau Sumatera yang menghubungkan berbagai provinsi. Jalur ini tidak hanya dilalui kendaraan pribadi, tetapi juga menjadi rute utama bagi truk pengangkut barang dan logistik antardaerah.
Tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari membuat jalur ini sangat rentan mengalami kemacetan panjang ketika terjadi gangguan di jalan, baik karena kecelakaan maupun penyempitan jalur.
Dalam beberapa tahun terakhir, kemacetan panjang di jalur lintas Sumatera ini juga kerap terjadi terutama ketika ada insiden kendaraan berat, perbaikan jalan, maupun lonjakan volume kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan di Jalan Raya Jambi–Palembang masih bergerak sangat lambat dan antrean kendaraan masih terlihat panjang di sepanjang jalur tersebut. (deA/aRsp)

