astakom.com, Jakarta — Banjir bandang yang terjadi di Aceh pada tiga bulan lalu telah menghanyutkan tempat tinggal beserta isinya. Namun, sang nenek kini kembali tersenyum.
Rumah yang sempat hanyut oleh banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang itu, kini sedang dibangun kembali membuatnya tak perlu lagi tinggal di tenda pengungsian.
Sebuah langkah sederhana yang membawa kebahagiaan besar bagi dirinya dan warga lain yang tengah bangkit dari bencana di Aceh Tamiang.
Kisah haru tersebut terekam dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Instagram @deryanshaa. Dalam video itu, sang nenek menceritakan bagaimana banjir bandang sebelumnya menghanyutkan seluruh harta bendanya.
Tak perlu tinggal di tenda lagi
Selama beberapa waktu, ia harus bertahan hidup di tenda pengungsian. Namun kini keadaan mulai berubah.
Rumahnya sedang dibangun kembali sehingga ia tidak perlu lagi tinggal di tenda, terlebih di tengah bulan Ramadan.
“Nenek minta terima kasih. Karena kan sudah dibantu kita rumah, supaya jangan di tenda lagi. Bulan-bulan puasa jangan di tenda, kan tidak nyaman,” ujarnya.
Kini, dengan rumah yang kembali dibangun, sang nenek tak lagi harus menjalani ibadah puasa Ramadan di tenda pengungsian.
Doa dan harapan untuk Presiden Prabowo
Dalam percakapan tersebut, sang nenek juga menyampaikan doa dan harapannya untuk Presiden Prabowo.
Dengan suara lirih namun penuh ketulusan, ia mendoakan kesehatan dan umur panjang bagi pemimpin negara. “Doakan Prabowo, mudah rezekinya, panjang umurnya,” ujarnya.
Dalam keterangan videonya, Dery yang merupakan pemilik kanal media digital dan podcast YouTube “Kasisolusi” itu mengaku terharu dengan rasa syukur yang ditunjukkan sang nenek setelah mendapatkan bantuan hunian tetap.
“Terharu sama rasa bersyukurnya nenek ini. Sedih dengar kisahnya, untung banyak orang baik yang menyalurkan sebagian rezekinya. Lokasi mana lagi yang layak untuk kita samperin dan berikan bantuan?” tulis Dery.

