Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

Editor: Shintya
Jumat, 13 Maret 2026 | 19:35 WIB
Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes
Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes (astakom/str-Budi Yanto)

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab pupuk tersedia di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gejugjati.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gejugjati, Muklason bilang kalau pupuk sebagai produk unggulan dijual dengan harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp90 ribu.

"Jadi, produk unggulan kami ini (petani) bisa menebus pupuk langsung ke kedai dengan harga sesuai dari pemerintah Rp90 ribu (pupuk urea per sak atau 50 kg)," kata Muklason, dikutip pada Jumat (13/3/2026).

Di KDMP Gejugjati, untuk pupuk disediakan di gerai khusus lengkap sama alur pembelian dan harga berbagai pupuk bersubsidi yang dijual.

Pupuk NPK Kakao tertera Rp132 ribu/sak, pupuk NPK Phonska Rp92 ribu/sak, pupuk urea Rp90 ribu/sak, pupuk ZA Rp68 ribu/sak, dan pupuk organik petroganik Rp25.600/sak.

KDMP yang menyediakan pupuk murah untuk petani

Tersedianya pupuk di KDMP itu udah dispill sama Manajer Penjualan Jatim IV PT Pupuk Indonesia, Ontario Rolando. Dia bilang PT Pupuk Indonesia sudah menunjuk KDMP Gejugjati sebagai salah satu penyalur resmi pupuk bersubsidi di Kecamatan Lekok.

PT Pupuk Indonesia juga sudah menunjuk empat Koperasi Merah Putih lainnya di Kabupaten Pasuruan untuk menjadi penyalur resmi pupuk bersubsidi. Jadi petani bisa langsung beli pupuk lebih dekat dan dengan harga yang pasti.

"KDMP Gejugjati ini sudah melakukan transaksi I-Pubers secara online, pemesanannya secara langsung dan sudah diantarkan oleh pelaku usaha distribusi, yaitu PT Aska Berdikari Saputra," kata Ontario.

Dilengkapi dengan pupuk urea dan NPK

Untuk melengkapi produk pupuk, belum lama KDMP Gejugjati juga memesan pupuk urea dan pupuk NPK masing-masing sebanyak 1 ton dibayar cash.

"Dan dibayar secara cash, tunai," ujarnya.

Pelaku usaha distribusi PT Aska Berdikari Saputra, Agus Abdullah, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan aplikasi I-Pubers untuk menyalurkan pupuk secara efektif dan efisien.

"Agar kebutuhan kelompok tani tidak tertunda untuk mendukung program pemerintah (mempertahankan) swasembada pangan," kata Agus.

KDMP membantu tugas PPTS
Keberadaan Koperasi Merah Putih menurutnya sangat membantu petani untuk memenuhi kebutuhan pupuk murah.

Sebelumnya para petani hanya bisa mendapatkan pupuk bersubsidi melalui kios atau penerima pupuk pada titik serah (PPTS). Keberadaan PPTS pun tidak selalu ada di setiap desa. Satu PPTS biasanya melayani empat hingga lima desa.

"Sekarang, dengan adanya KDMP, bisa membagi atau membantu tugasnya (PPTS) agar lebih ringan," katanya.

KDMP support petani
Pembayaran dilakukan secara tunai dan tepat waktu oleh Koperasi Merah Putih. Dia berharap gerai pupuk bersubdisi di KDMP ini akan memberikan bantuan kepada petani.

"Harapannya ke depan bisa meringankan petani supaya jarak pengiriman, jarak pemesanan tepat waktu, real time. Dan bisa support untuk petani pangan, padi khususnya," kata Agus.

Gen Z Takeaway
 

Kopdes Merah Putih Koperasi Desa Merah Putih Prabowonomics pupuk NPK pupuk petani pupuk urea

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB