Momen Warga Aceh Tamiang 'War' Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana
astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan.
Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil di sejumlah pedagang jelang waktu berbuka puasa. Mulai dari pedagang kue basah, serabi, gorengan, hingga minuman segar.
Berdasarkan video yang diunggah akun instagram @tamiangfoods, terlihat suasana war takjil kembali ramai, dengan banyak pedagang UMKM yang berjualan serta warga yang datang berburu hidangan untuk berbuka puasa.
Aktivitas warga dan UMKM yang kembali pulih
Beragam jajanan manis tampak tersaji dalam wadah plastik di meja para pedagang. Ada kue matahari, donat cokelat, onde-onde, dadar gulung, serta berbagai gorengan seperti tahu isi, risoles, dan bakwan.
Selain itu, tersedia pula kolak serta aneka minuman manis dan berbagai pilihan es untuk berbuka puasa. Seorang penjual juga terlihat mengaduk es dalam wadah besar untuk melayani pembeli yang datang silih berganti.
Sementara itu di sepanjang jalan, suasana terlihat ramai dengan lalu lalang warga yang berburu takjil menjelang waktu berbuka.
Keramaian tersebut menunjukkan aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal. Aktivitas masyarakat di Aceh Tamiang perlahan kembali pulih setelah wilayah ini sempat terdampak banjir bandang pada akhir November lalu.
Lokasi masyarakat berburu takjil
Dalam caption unggahannya, akun tersebut menyebut lokasi takjil ini menjadi salah satu tempat yang cukup lengkap untuk berburu makanan berbuka.
“Salah satu tempat yang menurut aku paling proper ada di sini. Pilihan makanannya banyak. Mulai dari kue basah, gorengan, mie goma, sampai berbagai macam minuman segar seperti es jeruk, es kasturi, dan es buah,” tulisnya, berdasarkan keterangan yang diterima redaksi astakom.com, Kamis (12/3/2026).
Roda ekonomi masyarakat kembali jalan
Suasana sore menjelang berbuka juga terlihat ramai dengan warga yang datang untuk mencari takjil.
“Melihat UMKM kembali jualan seperti ini rasanya senang juga, karena pelan-pelan aktivitas mulai normal lagi,” tulisnya lagi.
Kembalinya aktivitas pedagang takjil ini menjadi tanda bahwa pelaku UMKM di Aceh Tamiang mulai bangkit setelah sebelumnya terdampak bencana.
Perlahan tapi pasti, aktivitas ekonomi masyarakat kembali bergerak dan menghadirkan suasana Ramadan yang hidup di tengah warga.













