Amalan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan! Raih Keutamaan Lailatul Qadar
astakom.com, Jakarta – Dilansir dari astakom.com pada Rabu, (11/3/2026), sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi waktu paling istimewa bagi umat Islam untuk meraih Lailatul Qadar, malam yang pahalanya lebih baik dari seribu bulan.
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan, sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim:
“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.”
Umat Islam biasanya meningkatkan ibadah seperti salat malam (qiyamul lail), membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, hingga melakukan i’tikaf di masjid pada periode ini.
Perbanyak ibadah malam dan membaca Al-Qur’an
Dilansir dari penjelasan di laman resmi Kementerian Agama, malam-malam terakhir Ramadan sebaiknya dimanfaatkan dengan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, berselawat, tasbih, dan istighfar.
Umat Islam juga dianjurkan melakukan iktikaf di masjid untuk fokus beribadah, namun jika tidak memungkinkan, ibadah tetap bisa dilakukan di rumah dengan penuh kekhusyukan.
Doa khusus malam Lailatul Qadar
Rasulullah SAW mengajarkan doa yang dianjurkan dibaca saat malam Lailatul Qadar:
“Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul‑‘afwa fa‘fu ‘anni.” (HR. at-Tirmidzi, hadis hasan sahih)
Doa ini menjadi sarana memohon ampunan dan rahmat Allah SWT di malam yang penuh berkah.
Kesempatan berharga tingkatkan kualitas ibadah
Dengan berbagai amalan yang dianjurkan tersebut, sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi kesempatan berharga bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, menambah pahala, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.













