Kembali Viral Kajian Cak Nun Terkait Eskalasi AS-Iran-Israel: Posisi Indonesia Hari ini Sudah Terbaik!
astakom.com, Jakarta – Potongan ceramah budayawan Emha Ainun Nadjib kembali viral di media sosial di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang melibatkan Iran, Israel, dan United States.
Video tersebut berasal dari ceramah Cak Nun pada 22 Oktober 2012 di Masjid Raya Klaten, Jawa Tengah.
Dalam ceramah itu ia menyinggung kemungkinan konflik besar di Timur Tengah serta mempertanyakan posisi negara lain jika situasi tersebut benar-benar terjadi.
“Suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika,” ungkapnya dalam ceramah tersebut, dilansir dari YouTube pada Sabtu (7/3/2026).
Ia juga sempat mempertanyakan sikap Indonesia jika konflik global meluas.
“Pertanyaannya untuk Indonesia, Indonesia bela mana? Bela Iran atau bela Israel?”
Pernyataan tersebut kembali ramai dibahas karena dianggap memiliki kemiripan dengan dinamika geopolitik yang berkembang saat ini.
Eskalasi ketegangan di Timur Tengah
Dalam beberapa waktu terakhir, ketegangan geopolitik global meningkat, terutama di kawasan Timur Tengah. Konflik antara Iran dan Israel kembali memanas dan melibatkan United States dalam dinamika konflik kawasan tersebut.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran baru tentang stabilitas global. Sejumlah analis menilai eskalasi konflik tersebut dapat memicu ketidakpastian geopolitik yang lebih luas jika tidak segera mereda.
Indonesia masuk daftar negara relatif aman
Di tengah meningkatnya ketegangan global, sejumlah analisis juga membahas negara-negara yang dinilai relatif aman jika konflik global berskala besar terjadi.
Beberapa pakar menyebut wilayah seperti Selandia Baru dan Antartika sebagai lokasi yang relatif aman dari dampak konflik besar karena letaknya yang jauh dari pusat ketegangan global. Menariknya, Indonesia juga kerap disebut sebagai salah satu wilayah yang relatif aman karena sikap politik luar negerinya yang netral dan konsisten mendorong perdamaian dunia.
Prinsip politik bebas dan aktif yang telah dianut sejak era Soekarno membuat Indonesia dikenal tidak berpihak pada blok kekuatan global dalam konflik internasional.
Persepsi stabilitas Indonesia dan minat WNA Jadi WNI
Di tengah ketidakpastian global, sejumlah indikator juga menunjukkan posisi Indonesia relatif stabil. Dilansir dari astakom.com pada Sabtu (7/3/2026), hasil survei internasional menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kebahagiaan masyarakat yang tinggi.
Menanggapi hasil tersebut, Prabowo Subianto mengaku terharu melihat bagaimana masyarakat Indonesia tetap merasa optimistis meski berbagai tantangan masih dihadapi.
Sementara itu, dalam laporan lain yang juga dilansir dari astakom.com, minat warga negara asing untuk menjadi WNI dilaporkan meningkat. Fenomena ini disebut berkaitan dengan persepsi stabilitas sosial, politik, dan keamanan Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.(aRsp/dEA)
Gen Z Takeaway
Viralnya lagi ceramah lama Emha Ainun Nadjib bikin banyak netizen mengaitkannya dengan situasi geopolitik yang sedang memanas antara Iran, Israel, dan United States. Di tengah ketegangan global itu, Indonesia justru dinilai tetap relatif stabil berkat prinsip politik bebas dan aktif yang sejak lama dijalankan.













