Drone Iran Hantam Bandara Azerbaijan, 2 Warga Jadi Korban!!
astakom.com, Jakarta - Azerbaijan pada hari Kamis menyatakan bahwa eksklave Nakhchivan nya diserang oleh drone yang diduga berasal dari wilayah Iran.
Kementerian Luar Negeri Azerbaijan menyatakan bahwa serangan berlangsung sekitar tengah hari, saat sebuah drone menargetkan gedung terminal Bandara Internasional Nakhchivan.
Sementara itu, drone lain jatuh di dekat sekolah di desa Shakarabad.
"Kami mengutuk keras serangan drone yang diluncurkan dari wilayah Republik Islam Iran ini, yang mengakibatkan kerusakan pada gedung bandara dan melukai dua warga sipil,” ucap pernyataan itu, melansir dari Anadolu, Kamis (5/3/2026).Serangan Drone di Nakhchivan
Kementerian menyatakan, “Satu drone jatuh di gedung terminal Bandara Nakhichevan, sementara drone lainnya jatuh di dekat gedung sekolah di desa Shekerabad, yang menyebabkan kerusakan pada bandara dan melukai dua warga sipil" tegasnya.Pernyataan Kementerian Luar Negeri Azerbaijan
Ditambahkan bahwa serangan itu “adalah pelanggaran terhadap norma serta prinsip hukum internasional dan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.”Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa Baku meminta Teheran untuk memberikan klarifikasi yang jelas mengenai insiden itu "dalam waktu secepat mungkin," serta melakukan investigasi yang tepat dan mengambil tindakan yang diperlukan agar serangan serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.
Tanggapan Azerbaijan terhadap Insiden
Kementerian itu menyatakan Azerbaijan memiliki hak untuk melakukan “tindakan pembalasan yang tepat.”Kementerian itu juga menyatakan bahwa Duta Besar Iran untuk Baku, Mojtaba Demirchilou, telah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri, di mana akan ada “protes keras” dan nota diplomatik disampaikan kepada pihak Iran.
Kementerian Pertahanan Azerbaijan secara terpisah juga mengecam serangan itu dan menyatakan bahwa Iran “memiliki tanggung jawab penuh atas insiden ini.”
"Kementerian Pertahanan Republik Azerbaijan sedang mempersiapkan tindakan balasan yang diperlukan untuk melindungi integritas teritorial dan kedaulatan negara kami, memastikan keselamatan warga sipil dan infrastruktur sipil, dan tindakan agresi ini tidak akan dibiarkan begitu saja,” ucapnya.












