Sekolah & RS Ikut Diserang AS - Israel!! Presiden Iran: Kami Gak Nyerah!

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Selasa, 3 Maret 2026 | 18:33 WIB
Sekolah & RS Ikut Diserang AS - Israel!! Presiden Iran: Kami Gak Nyerah!
Sekolah & RS Ikut Diserang AS - Israel!! Presiden Iran: Kami Gak Nyerah! (Astakom / Ilustrasi Presiden Iran Masoud Pezeshkian Gemini)

astakom.com, Jakarta - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan gak akan hanya diam setelah serangan AS dan Israel yang menargetkan sebuah sekolah serta rumah sakit di Teheran.

Sebuah sekolah di bagian selatan Teheran dan Rumah Sakit Gandhi dilaporkan hancur akibat serangan tersebut.

Pezeshkian menyebut tindakan ini bukan lagi sekadar operasi militer, melainkan upaya langsung untuk menghancurkan kehidupan dan masa depan bangsa Iran.

Pezeshkian menegaskan bahwa dunia perlu mengecam serangan itu.

Langgar Kemanusiaan: Sekolah dan RS Jadi Sasaran Empuk Rudal Gabungan

Pezeshkian memandang serangan tersebut menjadi pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.

"Serangan terhadap rumah sakit menyerang kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah menargetkan masa depan suatu bangsa. Menargetkan pasien dan anak-anak secara terang-terangan melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan,” kata Pezeshkian melansir dari Anadolu Agency pada Selasa, (3/3/2026).

Iran Tidak Akan Menyerah': Janji Pezeshkian di Tengah Duka Nasional

"Dunia harus mengutuknya,Saya berdiri bersama bangsa saya yang berduka. Iran tidak akan tinggal diam atau menyerah pada kejahatan ini,” tegas dia." tulisnya dalam platform X melansir AFP, Selasa (3/3/2026).

"Iran tidak akan tinggal diam atau menyerah pada kejahatan ini," sambungnya.

168 Nyawa Melayang di Sekolah Teheran Selatan
Iran menyatakan bahwa 168 individu meninggal di sekolah di bagian selatan pada hari Sabtu. Akan tetapi, serangan itu belum dikonfirmasi oleh Amerika Serikat dan Israel.

Sementara itu, insiden di Rumah Sakit Gandhi di Teheran berlangsung pada hari Minggu.

Ancaman Garda Revolusi: 'Musuh Tidak Akan Pernah Aman Lagi'
Garda Revolusi Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat "tidak akan aman lagi". Peringatan tersebut disampaikan pada hari ketiga agresi gabungan AS-Israel terhadap republik Islam itu.

"Musuh harus tahu bahwa hari hari bahagia mereka telah berakhir dan mereka tidak akan lagi aman di mana pun di dunia, bahkan di rumah mereka sendiri," ucap pasukan Quds Garda Revolusi.

Gen Z Takeaway
​This is getting so dark. Menyerang sekolah dan rumah sakit itu sudah out of bounds banget dalam hukum perang internasional. Presiden Iran Pezeshkian bener-bener lagi calling out dunia buat nggak diem aja pas anak-anak dan pasien jadi korban. Dengan ancaman dari Garda Revolusi yang bilang AS nggak bakal aman lagi "bahkan di rumah sendiri", kita harus siap-siap sama skenario serangan balik yang lebih ngeri. Wars have rules, and it seems like they’re being broken right now.

AS Serang Iran iran israel masoud pezeshkian Update Konflik Timur Tengah 2026.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB