Lexus IS Generasi Baru Dilaporkan Beralih ke EV pada 2027, Sejalan Strategi Elektrifikasi Lexus
astakom.com, Techno - Generasi berikutnya dari Lexus IS dilaporkan tengah dipersiapkan dan berpotensi hadir sebagai kendaraan listrik baterai penuh (BEV) sekitar 2027.
Informasi ini pertama kali muncul dalam laporan media otomotif internasional dan hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Lexus.
Media seperti Car and Driver melaporkan bahwa Lexus sedang mengembangkan penerus IS yang kemungkinan besar akan sepenuhnya listrik, menggantikan model bermesin bensin yang saat ini masih dipasarkan di sejumlah negara.
Langkah tersebut dinilai konsisten dengan strategi elektrifikasi global dari Lexus dan induknya, Toyota, yang sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk memperluas lini kendaraan listrik dalam dekade ini.
Arah pengembangan sejalan roadmap elektrifikasi Lexus
Lexus sebelumnya telah menyatakan ambisi untuk menjadi merek kendaraan listrik penuh di sejumlah pasar utama pada 2030 dan secara global pada 2035. Pernyataan ini disampaikan dalam berbagai presentasi strategi korporasi Lexus dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam konteks tersebut, transisi IS ke platform listrik dinilai sebagai langkah logis, mengingat model ini merupakan sedan entry-luxury yang bersaing di segmen premium global.
Namun hingga saat ini, Lexus belum merilis pernyataan resmi yang secara eksplisit menyebut bahwa IS generasi berikutnya akan sepenuhnya menjadi EV.
Disebut terinspirasi konsep LF-ZC
Laporan dari Carscoops dan media otomotif lainnya menyebut bahwa penerus IS kemungkinan akan mengambil inspirasi dari konsep Lexus LF-ZC, yang diperkenalkan sebagai gambaran arsitektur EV masa depan Lexus.
LF-ZC sendiri dirancang sebagai konsep BEV generasi baru dengan platform khusus listrik dan pendekatan desain yang lebih aerodinamis. Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa spesifikasi atau teknologi pada konsep tersebut akan identik dengan versi produksi IS mendatang.
Spesifikasi teknis masih spekulatif
Beberapa laporan luar negeri menyebut kemungkinan hadirnya varian penggerak roda belakang (RWD) dan all-wheel drive (AWD), serta potensi performa tinggi.
Namun detail seperti angka tenaga maupun jarak tempuh belum pernah diumumkan secara resmi oleh Lexus.
Dengan demikian, informasi mengenai jarak tempuh hingga 1.000 kilometer atau output tenaga tertentu masih berada dalam ranah spekulasi media, bukan konfirmasi pabrikan.













