Meta Tutup Messenger mulai April 2026, Akses Pesan Pindah ke Facebook
astakom.com, Techno — Meta Platforms Inc. resmi mengumumkan penghentian layanan situs web mandiri Messenger.com mulai April 2026. Kebijakan ini membuat pengguna tak lagi bisa mengakses pesan melalui domain messenger.com di desktop.
Mulai tanggal efektif tersebut, seluruh percakapan akan dialihkan secara otomatis ke fitur pesan di Facebook melalui laman facebook.com/messages.
Meta memastikan tidak ada penghapusan data maupun riwayat obrolan akibat perubahan ini.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi integrasi layanan pesan di bawah ekosistem Meta, sekaligus menyederhanakan infrastruktur digital perusahaan.
Pengumuman resmi dan pengalihan otomatis
Dalam pembaruan di laman bantuan resminya, Meta menjelaskan bahwa messenger.com tidak lagi tersedia sebagai layanan terpisah mulai April 2026.
“Starting April 2026, messenger.com will no longer be available for messaging. After messenger.com goes away, you will be redirected to use facebook.com/messages for messaging on a computer,” tulis Meta dalam keterangan resminya dikutip Jumat, (20/2/2026).
Artinya, setiap pengguna yang membuka messenger.com di browser akan otomatis diarahkan ke halaman pesan Facebook. Kebijakan ini berlaku global.
Aplikasi mobile tetap berjalan normal
Meta menegaskan bahwa penghentian hanya berlaku untuk situs web mandiri. Aplikasi Messenger di perangkat Android dan iOS tetap dapat digunakan seperti biasa.
Perusahaan juga memastikan seluruh riwayat percakapan tetap tersimpan aman di server dan bisa diakses melalui akun pengguna masing-masing.
Langkah ini melanjutkan kebijakan sebelumnya ketika Meta menghentikan aplikasi desktop mandiri Messenger dan mengintegrasikan akses pesan sepenuhnya ke Facebook.
Strategi integrasi dan efisiensi platform
Meta menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari penyederhanaan layanan agar lebih terintegrasi dalam satu platform utama.
Secara strategis, integrasi ini memungkinkan perusahaan memusatkan pengembangan fitur, meningkatkan stabilitas sistem, serta menyederhanakan pengalaman pengguna dalam satu ekosistem.
Meski demikian, sebagian pengguna menyampaikan respons beragam di media sosial. Banyak yang menilai messenger.com lebih ringan dan praktis karena tidak perlu membuka beranda Facebook.













