Keren! Hasil Efisiensi Anggaran Rapat dll, Dialihkan ke Program MBG
astakom.com, Jakarta - Hasil dari efisiensi anggaran berhasil dipake buat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Prabowo Subianto bilang kalau anggaran buat program MBG itu hasil dari penghematan pengeluaran-pengeluaran yang nggak produktif.
Presiden Prabowo menampik anggapan kalo program MBG bikin boros APBN. Malah sebaliknya, program MBG justru bisa ngesave uang negara yang selama ini cuma bisa dinikmati sama beberapa pejabat.
Hal itu dikatakan oleh Presiden Prabowo di acara Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang berlangsung di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
"Uang (anggaran MBG) ini adalah hasil penghematan. Hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi. Dihabis-habiskan untuk memperkaya oknum-oknum, pribadi-pribadi," kata Prabowo di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, dikutip oleh Astakom pada Sabtu (14/2/2026).Budaya menggelembungkan anggaran
Presiden Prabowo juga bilang kalau budaya menggelembungkan anggaran dan dipake buat kegiatan yang ngga produktif justru nggak ada manfaatnya buat rakyat."Budaya menghabis-habiskan anggaran, budaya menggelembungkan anggaran, budaya melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif, tidak ada manfaat bagi bangsa, negara, dan rakyat," tambahnya.
Efisiensi dari pengeluaran rapat, seminar dan konferensi
Dana anggaran yang dialihin buat program MBG di antaranya adalah hasil efisiensi pengeluaran buat rapat, seminar, konferensi. Daripada dipake buat kegiatan nggak produktif kayak gitu, menurut Prabowo, lebih baik uang negara dipakai buat program MBG."Rapat-rapat di hotel-hotel di luar kota, seminar-seminar, konferensi-konferensi, kunjungan-kunjungan yang tidak bermanfaat. Rakyat ditipu, rakyat dibohongi. Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini (MBG)," tegas Prabowo.
APBN masih aman
Ia menambahkan, defisit APBN masih di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) meski ada program MBG. Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara."APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan. Defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri yaitu 3 persen dari PDB," ucap Prabowo.
Diketahui, program MBG per hari ini Sabtu (14/2/2026) udah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat per hari. Program yang diinisiasi Presiden Prabowo ini bukan cuma memberi dampak buat memenuhi kecukupan gizi anak-anak, tapi program MBG juga membuka lapangan kerja untuk lebih dari 1 juta orang.
Tertibkan birokrasi dan gaspol program MBG
Presiden Prabowo juga bilang kalau dia nggak mau ada penghamburan, jadi dia pengen tertibkan birokrasi di Indonesia dan terus menggenjot program MBG."Saya telah mempelajari setelah saya menjabat, masih terlalu banyak kebocoran (anggaran), masih terlalu banyak penghamburan,"
"Saya ingin tertibkan birokrasi kita. Saya ingin menyelamatkan kekayaan negara. Ini terus kita kerjakan. MBG ternyata setelah terus kita kerjakan, hari ini kita sudah menjangkau 60 juta penerima manfaat," tutupnya.










