Next Level! Warga Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh Berobat, RSUD Kian Siap

Editor: AR Purba
Jumat, 6 Februari 2026 | 16:30 WIB
Next Level! Warga Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh Berobat, RSUD Kian Siap

astakom.com, Jakarta — Peningkatan kualitas rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah terpencil terus dipercepat pemerintah sebagai bagian dari pemerataan layanan kesehatan nasional.

Melalui pengembangan RSUD tipe madya, Kementerian Kesehatan menargetkan sebagian besar penyakit masyarakat dapat ditangani langsung di daerah, tanpa harus dirujuk ke kota besar atau lintas pulau.

Kementerian Kesehatan menyebut, dengan hadirnya RSUD tipe madya, sekitar 80 persen penyakit masyarakat dapat ditangani di daerah.

Kebijakan ini sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan dan peningkatan kapasitas 66 rumah sakit di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan.

Bagian dari quick win Presiden Prabowo

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari transformasi layanan rujukan nasional guna memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

“Bapak Presiden menargetkan pembangunan 66 rumah sakit. Untuk tahap pertama, sebanyak 22 rumah sakit telah dilakukan groundbreaking pada periode Januari–Juni 2025. Hingga akhir Februari ini, 16 rumah sakit akan selesai, sementara sisanya diharapkan rampung pada Maret–April,” ujar Menkes Budi dalam konferensi pers di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menkes menambahkan, pada 2026 pemerintah telah memperoleh persetujuan anggaran untuk pembangunan tambahan 20 rumah sakit, sehingga realisasi dilakukan bertahap hingga seluruh target terpenuhi.

“Ini namanya quick win. Kita ingin janji Presiden kepada masyarakat benar-benar terwujud cepat, dengan rumah sakit yang fasilitasnya setara dengan rumah sakit di kota besar,” tegasnya.

Bukan puskesmas naik level, tapi RSUD beneran

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, dr. Azhar Jaya, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar memperbesar puskesmas, melainkan meningkatkan RSUD dari kelas D atau D Pratama menjadi kelas C melalui penguatan sarana, prasarana, alat kesehatan, serta sumber daya manusia (SDM).

“Dan ini benar-benar rumah sakit kita, bukan bangun puskesmas besar,” ujar Azhar saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kegiatan Update Capaian dan Rencana Peningkatan Kualitas dan Kapasitas RS PHTC di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, dikutip dalam rilis yang diterima redaksi astakom.com, Jumat (6/2/2026).

Targetnya Jelas: penyakit berat bisa ditangani di Daerah

Azhar menjelaskan, Program Quick Win Peningkatan Kualitas Rumah Sakit difokuskan untuk mempercepat layanan rujukan terhadap empat penyakit katastropik utama, yakni kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU).

Setiap kabupaten/kota ditargetkan memiliki RSUD dengan kompetensi layanan KJSU tingkat madya.

Selain itu, RSUD yang naik kelas juga disiapkan menangani penyakit prioritas lain seperti tuberkulosis, maternal dan neonatal, diabetes melitus, gastrohepatologi, serta penyakit infeksi emerging.

“Kita harapkan dengan membangun rumah sakit madya ini maka 80 persen penyakit yang ada di masyarakat, termasuk jantung, stroke, kanker, urologi, serta ibu dan anak, bisa diselesaikan di RS ini,” jelasnya.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan di rumah sakit rujukan luar daerah.

RSUD di Daerah mulai aktif beroperasi

Sejumlah RSUD yang ditingkatkan kapasitasnya telah selesai dibangun dan siap beroperasi, di antaranya RSUD Bengkulu Tengah, RSUD Pontiko Kabupaten Toraja Utara, serta RSUD Tarempa di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

“RSUD Anambas ini salah satu yang terbaik pemandangannya di pinggir pantai, pasien bisa melihat laut,” ujar Azhar.

Menurutnya, progres ini menunjukkan pembangunan layanan kesehatan di daerah tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi telah masuk tahap realisasi.

Gen Z Takeaway
RSUD naik kelas bukan gimmick. Lewat Quick Win Presiden Prabowo, rumah sakit daerah didorong jadi RS beneran—lengkap, siap, dan sanggup nangani penyakit berat. Artinya, berobat serius nggak harus ke kota besar. Pelan tapi pasti, layanan kesehatan makin dekat ke rumah warga.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Kemenkes Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Rencana Peningkatan Kualitas dan Kapasitas RS PHTC di Kantor Kemenkes RSUD Rumah Sakit Umum Daerah

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB