Buruan Siapin Paspor! Indonesia dan Pakistan Resmi Teken MoU Pariwisata, Siap Siap Ada Penerbangan Langsung, Gaperlu Drama Transit Lagi!
astakom.com, Jakarta - Untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, Indonesia dan Pakistan resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama dalam promosi pariwisata.
Diharapkan kerja sama ini akan menarik lebih banyak wisatawan ke Indonesia dan Pakistan serta mendorong lebih banyak rute penerbangan langsung antara kedua negara.
Indonesia Pakistan Resmi Jalin Kerjasama Pariwisata
Menurut Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, penandatanganan MoU adalah peristiwa bersejarah dalam upaya meningkatkan hubungan kedua negara, terutama dalam bidang pariwisata.“Nota kesepahaman ini akan membantu mempromosikan pariwisata antara dua negara. Indonesia memiliki beberapa tempat terindah di dunia, sementara Pakistan adalah negara dengan empat musim, pegunungan yang indah, kuliner yang khas, serta masyarakat yang ramah,” ujar Zahid Hafeez dikutip oleh astakom pada Kamis, (5/2/2026).
Target Utama, Penerbangan Langsung Tanpa Transit
Sementara itu, Nunung Rusmiati, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), mengatakan bahwa persiapan untuk kerja sama tersebut telah dilakukan sejak lama.Ia menegaskan bahwa pembukaan penerbangan langsung antara Indonesia dan Pakistan sangat penting untuk meningkatkan pariwisata kedua negara.
“Promosi pariwisata dua negara ini harus didukung dengan direct flight. Setiap wisatawan pasti akan menanyakan apakah ada penerbangan langsung, baik ke Indonesia maupun ke Pakistan,” ucap Nunung.
Daya Tarik Wisata Halal dan 4 Musim
Negara Pakistan, sebagai sesama dengan mayoritas penduduk muslim, menawarkan banyak opsi untuk wisata halal, kuliner, dan pemandangan alam empat musim.Selain sektor pariwisata, kerja sama akan berkembang di bidang pendidikan dan kesehatan.
Privilege Kemudahan Lewat Visa
Pemerintah Pakistan juga membantu mobilitas wisatawan dengan memberikan visa mudah bagi warga negara Indonesia.Kemudahan regulasi ini diharapkan bisa jadi magnet kuat bagi masyarakat Indonesia yang suka mengeksplorasi destinasi hidden gem di luar negeri dengan budget yang kompetitif.













