Namanya Dikaitkan dalam Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Tak Ada Arahan Saya untuk Korupsi

Editor: Alfian Tegar
Minggu, 1 Februari 2026 | 00:55 WIB
Namanya Dikaitkan dalam Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Tak Ada Arahan Saya untuk Korupsi

astakom.com, Jakarta — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi namanya yang disebut-sebut terlibat dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Jokowi menegaskan bahwa meski setiap kebijakan dan arahan kepada para menteri berada dalam pengetahuannya, ia tidak pernah memberikan instruksi ataupun persetujuan terhadap praktik korupsi.

"Setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya. Karena apa pun program dan kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden, pasti dari arahan presiden dan juga dari perintah-perintah presiden,” ujar Jokowi, di Solo dua hari yang lalu (30/1/2026).

“Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, nggak ada," tambah Jokowi.

Tanggung jawab masing-masing pejabat

Jokowi juga menjelaskan bahwa meskipun kebijakan dan program dijalankan para menteri berdasarkan mandat presiden.

Namun, tambahnya, pelaksanaan di lapangan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pejabat sesuai aturan yang berlaku.

"Memang itu kebijakan dari presiden. Memang itu arahan dari presiden," ucap Jokowi.

Niat baik melayani masyarakat

Namun, ia memastikan seluruh program di bawah kepemimpinannya dibuat dengan niat baik melayani masyarakat. Ia menyatakan tak pernah memerintahkan menterinya untuk melakukan korupsi.

"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi. Enggak ada," kata dia.

Melansir astakom.com, sebelumnya Yaqut kembali diperiksa oleh KPK pada Jumat (30/1/2026). Ia diperiksa sebagai saksi selama sekitar 4,5 jam.

“Jadi saya menyampaikan apa yang saya tahu secara utuh, ya, kepada pemeriksa,” kata Yaqut usai diperiksa di Gedung KPK, Jumat (30/1/2026).

Gen Z Takeaway
Jokowi menegaskan garis batas kebijakan presiden dan praktik lapangan, sambil membantah tudingan keterlibatan dalam dugaan korupsi kuota haji. Arahan presiden soal program dan pelayanan publik, bukan penyimpangan, karena tanggung jawab eksekusi ada di masing-masing pejabat. Intinya, proses hukum berjalan, Jokowi menegaskan niat kebijakan melayani masyarakat.

Dugaan Korupsi Gus Yaqut Joko Widodo Jokowi Korupsi Kuota Haji KPK Kuota Haji Kuota Haji Indonesia Tambahan Kuota Haji Yaqut Yaqut Cholil Qoumas

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB