Haru! Petugas SPPG Bantu Siswa Minta Izin ke Orang Tua Siswa agar Sang Anak bisa Santap MBG

Editor: Usman
Minggu, 1 Februari 2026 | 17:18 WIB
Haru! Petugas SPPG Bantu Siswa Minta Izin ke Orang Tua Siswa agar Sang Anak bisa Santap MBG
[astakom/str-Budi Yanto]

astakom.com, Jakarta- Tanti Suhermayani. atau biasa disapa Bu Tanti, adalah seorang petugas SPPG di salah satu dapur gizi Jakarta.

Ia menceritakan pengalaman haru kepada kami redaksi astakom.com baru-baru ini, selama bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia tak kuasa menahan kesedihan saat mengingat siswa yang dilarang menerima MBG.

Tanti Suhermayani, seorang ibu yang sehari-hari bertugas di SPPG Paseban, Jakarta Pusat. Ia merasa sangat bersyukur bisa dapat sumber penghasilan dari dapur MBG meskipun usianya tergolong tidak muda lagi.

“Tadinya saya nggak yakin bisa diterima, umur saya kan sudah 50 tahun lebih. Makanya saya senang banget, alhamdulillah benar-benar bersyukur diterima di MBG,” ujarnya.

Edukasi pada penerima manfaat sebagai tugas mulia

Awalnya, Tanti bekerja di bagian pencucian ompreng lalu dipindahkan ke divisi pengolahan makanan. Tak hanya bahagia, ia juga mengaku bangga bisa diterima di SPPG dan jadi bagian dari program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

“Saya bangga sudah jadi bagan dari programnya Pak Prabowo, walaupun istilahnya cuma cuci ompreng,” katanya.

Tanti lalu bercerita tentang kisah para siswa yang menikmati MBG di sekolah anaknya. Suatu ketika, ia datang ke sekolah anaknya dan melihat tiga murid tidak ikut menyantap hidangan di ompreng bersama teman-temannya di kelas.

Saat Tanti menanyakan kenapa tidak ikut makan, mereka hanya menjawab alasannya karena tidak diizinkan oleh orang tua. Tapi, mereka tidak tahu kenapa orang tuanya melarang ikut makan MBG di sekolah.

“Yang bikin sedih waktu saya ke sekolah, anak-anak tuh pada makan. Ada tiga anak di luar, saya tanya kenapa nggak ikut makan. Katanya nggak boleh sama Mama,” tuturnya.

Dorongan anak-anak lain yang sudah merasakan manfaat MBG
Tak disangka, teman anaknya meminta bantuan Tanti agar orang tuanya memberikan izin untuk makan MBG. Ia ingat betul kata-kata anak itu, “Mama Amel bisa nggak bilangin ke Mama biar saya bisa makan MBG?”

Tanti pun tak mampu menahan kesedihan saat bercerita tentang anak itu, “Dia nangis, saya juga nangis. Dia nangis di pelukan saya, katanya ‘Tolong Mama Amel, saya pingin banget makan MBG’.”

Sesuai janjinya, Tanti menemui orang tua anak itu dan menyampaikan ke guru sekolah juga. Ia bertanya alasan mereka melarang anaknya makan MBG, lalu memberi pengertian supaya tidak khawatir dengan menu yang disajikan.

“Alhamdulillah besoknya tuh anaknya bisa ikut makan. Anaknya sampai nyamperin saya bilang terima kasih, saya terharu,” ucapnya.

Kisah Tanti sebagai petugas SPPG mungkin satu dari ribuan cerita yang baru terungkap. Kita bisa melihat bagaimana MBG diinginkan oleh anak-anak sekolah, serta begitu disyukuri para pencari nafkah tulang punggung keluarga.

Badan Gizi Nasional (BGN) dapur gizi Dapur MBG Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB